-->
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM | PENERBIT PT BORNEO ALAM KITA |

Wednesday, 13 January 2021

Kuasa Hukum PT. Aljabri Buana Citra (ABC) Akui Tergugat Menimbun Pohon Sawit

Hakim sedang mencangkul pohon sawit yang ditimbun

BARITORAYAPOST. COM (Tamiang Layang) - Sidang Perkara Perdata nomor 28/Pdt. G/2020/PN/Tml. antara PT. Bhadra Cemerlang Lestari (BCL) selaku penggugat dengan PT. Aljabri Buana Citra (ABC) selaku tergugat I dan Junaidi alias Junai selaku tergugat II, hari ini Selasa (12/1/2021) dilaksanakan di lapangan.

Ini merupakan sidang Pemeriksaan Setempat (PS), yaitu sidang di lapangan yang menjadi objek perkara, guna mencocokkan dokumen yang ada. 

Dalam sidang PS tersebut, salah satu fakta hukum penting yang ditemukan adalah, benar bahwa PT ABC telah menebang pohon kelapa sawit milik PT BCL. Dan ribuan batang pohon itu ditimbun dengan tanah. 

Sebelum meninjau ke lokasi objek sengketa terlebih dulu Hakim Ketua Deni Indrayana, SH.MH didampingi Hakim Anggota Beny Sumarno,SH.MH dan Hakim Anggota Arief Heryogi, SH. Panitera Aulia Rachman,SH.MH membuka sidang di Pengadilan Negeri Kelas II Tamiang Layang, dan untuk selanjutnya sidang di skors oleh Deni Indrayana, SH.MH.

Dari pantauan media online Baritorayapost.com yang mengikuti sidang Pemeriksaan Setempat (PS), turut hadir  di lokasi Juru Sita satu Nordin Asaddiq ,Juru Sita dua Zabal Akbar, Anggota Polsek Patangkep Tutui, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kuasa Hukum Penggugat dan Kuasa Hukum tergugat.

Sebagaimana diberitakan, penggugat (PT BCL) menduga kuat pihak tergugat melakukan perbuatan melawan hukum yaitu merobohkan sawit  sebanyak 1.670 pohon, dalam area lebih kurang 12,8 hektare, dengan kerugian Rp27 miliar.

Nazwar Samsu, SH selaku Kuasa Hukum penggugat menjelaskan disamping 69 bukti surat, gambar, dan digital serta Pemeriksaan Setempat (PS), pihaknya nanti ajukan saksi di Pengadilan.

"Kami akan buktikan dalil - dalil pada persidangan berupa 69 bukti surat, gambar dan digital serta saksi. Kami meyakini pihak tergugat benar merobohkan dan menimbun pohon sawit kami sebanyak 1.670 pohon," ungkap Nazwar.

Sementara Akhmad Junaidi,SH.MH selaku Kuasa Hukum tergugat, mengakui adanya penimbunan pohon kelapa sawit. "Kita akui adanya penimbunan pohon sawit, namun tidak mengetahui jumlahnya, " dan tetap berkeyakinan PT. ABC melakukan penggalian Batu bara masih dalam kawasan IUP - OP tergugat papar Akhmad Junaidi.

Deni Indrayana,SH.MH saat diwawancarai media ini usai Pemeriksaan Setempat (PS) di Pengadilan Negeri Kelas II Tamiang Layang di ruang tunggu menjelaskan bahwa hari ini Selasa (12/1/2021) telah melaksanakan Pemeriksaan Setempat (PS).

"Benar hari ini berdasarkan jadual laksanakan sidang lanjutan perkara perdata antara PT. BCL dan PT. ABC. Dalam agenda Pemeriksaan Setempat (PS), para pihak sama - sama mengklaim bahwa lokasi objek sengketa tersebut milik mereka. Nanti pada sidang lanjutan Rabu (20/1/2021) kami dari Majelis Hakim akan mendengarkan keterangan saksi dari penggugat," tutup Deni. (dun/red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top