-->
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM | PENERBIT PT BORNEO ALAM KITA | MENGUCAPKAN "SELAMAT HARI NATAL 25 DESEMBER 2020 & TAHUN BARU 01 JANUARI 2021" |

Thursday, 7 January 2021

Personil Polsek Bulik, sosialisasikan maklumat Kapolri Nomor: Mak/1/I/2021.

BARITORAYAPOST.COM (Polres Lamandau) - 
Dengan di bubarkannya organisasi Front Pembela Islam (FPI) oleh Pemerintah dan dengan terbitnya Maklumat Kapolri Nomor :Mak/1/I/2021 tentang kepatuhan terhadap larangan kegiatan dan penggunaan simbol dan atribut serta penghentian kegiatan Front Pembela Islam (FPI), Personil Polsek Bulik, Polres Lamandau, Polda Kalteng mensosialisasikan maklumat Kapolri tersebut dengan cara menempelkan Maklumat di tempat tempat yang biasa di datangi oleh masyarakat, Kamis (7/1/2021) pukul 09.00 wib.

Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa organisasi FPI telah di bubarkan Pemerintah sehingga masyarakat tidak memakai atribut apapun yang berkaitan dengan ormas terlarang itu.

Sosialisasi tersebut di lakukan dengan cara melakukan himbauan dengan lisan dan menempel  maklumat Kapolri di Masjid Miftahul Huda, Logpond Semendung, Masjid Baitul Huda dan Kantor Desa Beruta, agar masyarakat tidak memberikan dukungan kepada FPI baik secara langsung maupun tidak langsung.

” Kapolres Lamandau AKBP Arif Budi Purnomo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bulik Iptu Hadi Prayitno, S,H menyampaikan agar masyarakat untuk tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung, dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan serta menggunakan simbol dan atribut FPI, masyarakat segera melaporkan kepada aparat yang berwenang apabila menemukan kegiatan, simbol, dan atribut FPI serta tidak melakukan Tindakan yang melanggar hukum.

Selain itu masyarakat diminta untuk tak mengakses, mengunggah, apalagi sampai menyebarluaskan konten terkait FPI baik itu melalui website maupun media sosial. 

“Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, ataupun deskresi kepolisian. Tegas Kapolsek. (MP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top