-->

Thursday, 18 February 2021

Hadapi Keributan Saat Sidang, PA Pulpis Gelar Simulasi Huruhara


BARITORAYAPOST.COM (Pulang Pisau) -
Dalam rangka menghadapi potensi ketidakpuasan hasil persidangan yang mengundang keributan, kantor Pengadilan Agama berkolaborasi dengan kantor Pengadilan Negeri Pulang Pisau melaksanakan simulasi hururaha. Kegiatan simulasi hururaha tersebut bekerjasama dengan Polres Pulang Pisau dilaksanakan di halaman kantor setempat, Kamis (18/2).

Ketua Pengadilan Agama Pulang Pisau, Erpan SH menyampaikan bahwa kegiatan simulasi huruhara ini merupakan kolaborasi dengan PN Pulang Pisau yang bekerkasama dengan Polres Pulang Pisau dalam rangka mendukung protokol keamanan pada saat dilaksanakan persidangan. Sebab kata Erpan, dalam pelaksanaan hasil persidangan itu selalu ada pihak yang merasa puas dan tidak puas.

" Guna mengantisipasi potensi keributan yang terjadi pada saat persidangan dan menerima hasil putusan sidang, maka dilaksanakan simulasi huruhara sebagai bentuk kesiapan jika menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi, " ungkapnya


Erpan menjelaskan potensi yang sering terjadi pada persidangan di PA Pulang Pisai adalah pembagian harta gono gini. Biasanya kata Erpan, ada pihak yang tidak puas dalam menerima putusan persidangan.

" Harapan kita, dengan dilaksanakan kegiatan simulasi huruhara ini, PA Pulpis lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, seperti keributan dan hal-hal lainnya, " tandasny

Sementara Kasat Sabhara Polres Pulang Pisau Iptu Jonedinoto menyapaikan dalam mendukung kegiatan simulasi huruhara di kantor Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Pulang Pisau ini menerjunkan 30 personil.

" Alhamdulilah, simulasi huruhara berjalan aman dan lancar sesuai skenario yang telah ditentukan. Semoga kegiatan ini bisa memberikan kesiapan dalam pengamanan menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi, jika terjadi keributan pada saat persidangan, " tandasnya. (BS/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top