Tuesday, 23 February 2021

Pemdes Bamban Sambut Baik Program Pemerintah Pusat Terkait Sertifikat Tanah

BARITORAYAPOST.COM (Tamiang Layang) - Kehadiran pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah yang telah menyempatkan diri untuk sosialisasi terkait pembuatan sertifikat Tanah, disambut baik oleh Pemerintah Desa (PemDes) Bamban, kecamatan Benua Lima.

Sehubungan dengan surat kami Nomor: 62.100.000/62.13/11/2021 tanggal 03 Februari 2021 Perihal Usul Penambahan Lokasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap- Partisipasi Masyarakat Fase 3 (PTSL-PM) di Kabupaten Barito Timur Tahun 2020, yang telah di tujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya dan tembusan kepada pihak ke-3 PT. Geosurvey Swasti Sarana di Tempat.

Adapun Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap - Partisipasi Masyarakat (PTSL-PM) dengan target pengukuran 20.000 bidang yang awalnya terletak di 16 Desa 3 Kecamatan dan ditambah 16 Desa di 2 Kecamatan sehingga menjadi 32 Desa di Kabupaten Barito Timur. 

Menurut laporan dari pihak ke-3 PT. Geosurvey Swasti Sarana yang melaksanakan pengukuran pada hari Senin tanggal 03 Februari 2021 Progres hasil pengukuran sebanyak 17.653 bidang dari target 20.000 bidang yang dibiayai Negara / Word Bank, bahkan menurut keterangan pihak ke-3 akan ada penambahan target dan jangka waktu kontrak sampai bulan April 2021 di Kabupaten Barito Timur.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Bamban, Kariani.M menyatakan dukungan atas program yang di canangkan Pemerintah untuk melakukan pengukuran pada masing-masing warganya yang belum memilik sertifikat.

"Kita telah mendengarkan penyampaian dari pihak-pihak terkait, baik dari pihak BPN maupun pihak lainya yang kedepannya akan di rapatkan kembali terkait proses pendaftaran dan pembiayaan saat melakukan pengukuran nantinya," ungkap Kades Bamban saat diwawancarai awak media usai kegiatan di Balai Desa, Selasa (23/02/2021).


Sebelumnya pada sosialisasi tersebut, Perwakilan dari BPN menyampaikan penjelasan terkait proses untuk memiliki Sertifikat Tanah berdasarkan Program Strategis pada Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Timur Tahun 2020 melalui PTSL-PM yang ditetapkan dan direncanakan di desadesa Bamban yakni,

1. Persyaratan yang harus/wajib dilengkapi peserta/pemohon dalam sertipikasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2020:
a. Surat tanah/ Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang tanah;
b. Foto copy KTP/KK;
c. Foto copy SPPT PBB tahun 2020;
d. Pembuatan dan Pemasangan patok tanda batas;
e. Surat Pernyataan Pemasangan tanda batas dan luas tanah;
f. Materai Rp. 10.000-, sesuai yang dibutuhkan;
g. Membayar BPHTB jika nilai NJOP atau Transaksi melebihi Rp. 60.000.000, dan membayar PPh.
h. Mengembalikan Gambar Ukur / dan atau Survey Tanahku (SURTA) yang sudah di tandatangani peserta dan pemilik bidang tanah yang berbatasan.

Kausar, selaku pegawai BPN mewakili dan memberikan arahan kepada semua warga desa yang hadir didampingi Aulia dan rekan-rekan lainya yaitu, Kapar, Rubin menjelaskan bahwa dalam rangka pengumpulan data yuridis melibatkan Partisipasi Masyarakat (PULDATAN) masing-masing desa/Kepala Desa menunjuk sebanyak 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari RT, Perangkat Desa, Karang Taruna, Pemuda Pemudi Desa, Babinkabtibmas dan Babinsa yang berkenan hadir.

"Untuk itu dimohon kepada Saudara untuk menunjuk petugas dengan kriteria pendidikan minimal SMA, mampu menguasai komputer dan berkelakuan baik (memiliki integritas tinggi) serta terwakili gender perempuan," tuturnya.

Diteruskan Kausar, adapun komposisi PULDATAN 10 (sepuluh) orang agar ditunjuk dengan susunan Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara dan sisanya sebagai Anggota, sebagaimana contoh terlampir.

"Diminta agar Saudara/i menyampaikan daftar nama Puldatan dengan susunan di atas melalui surat kepada kami dalam waktu tidak terlalu lama mengingat pelaksanaan akan segera dimulai untuk dibuatkan Surat Keputusan (SK) oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Timur dan dilanjutkan dengan tahapan Penyuluhan kepada Peserta/Pemilik Tanah, Pelatihan kepada Puldatan serta pelaksanaan Pengukuran oleh pihak ke-3 PT. Geosurvey Swasti Sarana," terangnya.

Bahwa prinsip pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Partisipasi Masyarakat (PTSL-PM) bidang-bidang tanahnya Merapat, Mendekat dan Menyeluruh (3M). Perlu kami sampaikan kepada Saudara/i bahwa tahapan Program PTSL-PM Tahun 2020 telah dibiayai dalam DIPA Kantor Wilayah BPN  Provinsi Kalimantan Tengah atau tidak dipungut biaya, lanjut Kausar.


Kemudian terkait pungutan liar (pungli) kepada peserta/pemohon akan tetapi persyaratan pada poin 1 (a) s/d (h) di atas dibiayai atau ditanggung oleh peserta/pemohon. Program PTSL-PM dimaksud di atas dengan syarat bidang tanah/obyek tanah yang didaftarkan berada dalam Areal Penggunaan Lain (APL).

"Hal tersebut tidak berada dalam kawasan hutan, tidak dalam lahan gambut, tanah yang dimohon belum bersertipikat atau tidak masuk dalam Sertipikat HGU dan tidak sengketa (clean and clear). Apabila Saudara/i melangggar ketentuan yang berlaku terkait pungli maka menjadi tanggung jawab sendiri tanpa melibatkan petugas Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Timur. 

Selanjutnya terkait persyaratan yaitu dengan cara mengisi formulir pendaftaran Asli surat tanah/alas hak secara beruntun bukti perolehan tanah. Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah, Fotocopy KTP & KK, SPPT PBB Tahun 2021, Pemasangan Patok Tanda Batas. (YCP/Red)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top