-->

SELAMAT DATANG DI POLTAL BERITA ONLINE BARITORAYAPOST.COM | SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1442 H | MARHABAN YA RAMADHAN

Sunday, 28 March 2021

Kepala Pelaksana BPBD Bartim Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak Terkait Penerapan PPKM

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bartim, Ir. Riza Rahmadi. MM


BARITORAYAPOST.COM (Barito Timur) - Dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), terhitung sejak tanggal 23 Maret 2021 yang lalu, maka pelaksanaan oprasi yustisi terus gencar dilaksanakan hingga pendirian posko dan sanksi tegas terhadap pelanggar Protokol kesehatan (Protkes) dijalankan sesuai surat edaran Presiden dan Gubernur sampai peraturan Bupati (Perbup) nomor 23 tahun 2020 berdasarkan keputusan Bupati No.180/490/2020.

Hal tersebut diharapkan menjadi solusi terbaik untuk menekan penyebaran coronavirus desaese 2019 (Covid-19) yang bisa saja dapat terjadi penularan di tempat-tempat keramaian yang disebabkan kelalaian oleh pelanggar Protkes.

Mengingat peningkatan daftar akumulasi positif Covid-19 di kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah berjumlah 925 kasus, 783 orang diantaranya telah sembuh, 130 orang masih dalam perawatan dan 12 orang meninggal dunia sehingga menyebabkan Bartim kembali menjadi zona merah Covid-19.


Menanggapi hal tersebut, Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bartim, Ir. Riza Rahmadi. MM, mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya mengawal kegiatan oprasi yustisi guna memutus mata rantai penyebaran dan menekan angka Covid-19 secara khusus di kabupaten Bartim.

Menurutnya tindakan tersebut menjadi hal yang perlu dilakukan agar kedisiplinan Protkes secara khusus kabupaten Bartim lebih maksimal. Dirinya juga meminta dukungan semua pihak untuk turut serta terlibat dalam mencegah penyebaran virus yang cukup berbahaya tersebut.

"Kita menindaklanjuti seperti komitmen kita pertama untuk menerapkan PPKM, sebagaimana kita harapkan dari 101 desa 3 kelurahan yang terbentuk sejak tanggal 23 Maret kemarin sehingga nantinya bisa melakukan penanganan, pencegahan, penanganan di posko-posko PPKM ini," ucapnya. disela-sela kegiatan oprasi yustisi gabungan, Sabtu (27/03/2021). 


Mantan kepala Dinas Pertanian ini juga mengharapkan agar posko PPKM mikro segera terbentuk di semua desa dan kelurahan sehingga fungsi pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung bisa berjalan dengan baik.

"Mohon dukungan kita semua supaya posko-posko PPKM Mikro dapat berfungsi maksimal dalam menekan laju penyebaran Covid-19,"harapnya

Kegiatan tersebut berjalan dengan situasi kondusif dengan pencapaian di 4 titik tempat pemilik usaha yang buka pada jam malam. Dari 4 titik sasaran oprasi di wilayah Dusun Timur, terdapat 1 lokasi yang dikenakan sanksi dengan bantuan personil Polsek setempat dan akan terus berlanjut. (YCP/Red)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top