SELAMAT DATANG DI POLTAL BERITA ONLINE BARITORAYAPOST.COM | SELAMAT IDUL FITRI | 1 SYAWAL 1442 H / 2021 M | MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Monday, 19 April 2021

Pesta Miras Berujung Penikaman, Situasi Sementara Terkendali


BARITORAYAPOST.COM (Sorong) -
Pasar Remu di Kota Sorong, Papua pukul 15.10 WIT tiba-tiba ramai. Pasalnya, sore hari tadi telah terjadi keributan yang berujung ke penusukan, sehingga mengakibatkan seorang meninggal dunia. 

Keributan terjadi antar warga. Adalah Usman (37), seorang sopir angkot asal Makassar, beralamat di Jalan Klamono Km 30 bertengkar dengan Marthen Demiatouw (MD), asal Jayapura dan beralamat di Jalan Mandiri Lr 1 di belakang Pasar Remu, Senin (19/4/2021).

Informasi dari warga sekitar TKP menyebutkan, kedua orang tersebut terlibat dalam pesta miras dan berujung salah paham sehingga terjadi pertengkaran. 

Pertengkaran terjadi di terminal dalam Pasar Remu. Pelaku adalah Usman, ia menikam Marthen Demiatouw. 


Setelah terjadi penikaman, tak lama kemudian keluarga  Marthen Demiatouw melakukan pengeroyokan terhadap Usman.

Merasa terdesak, Usman terluka dan melarikan diri ke Kantor Koramil terdekat untuk meminta perlindungan dari amuk massa. 

Sementara, Marthen Demiatouw dibawa lari RS Herlina untuk mendapatkan pertolongan.

Usman akhirnya dievakuasi dari Koramil oleh anggota Polresta Sorong. 

Korban yang meninggal dunia masih di RS Herlina, sedangkan pelaku masih berada di RS SBS.

Marthen Demiatouw meninggal akibat luka tusukan benda tajam pada bagian dada kirinya. 


Usman si pelaku mengalani luka bacok pada pergelangan tangan kanan dan kaki kanan.

Situasi sementara masih kondusif. 

Kemudian diinformasikan bahwa jenazah Martin tidak dibawa ke rumah duka sebelum pelaku diserahkan ke pihak keluarga korban. 

Polisi mengimbau warga agar berhati-hati apabila ada tindakan anarkis dari keluarga korban. Disebutkan agar selalu waspada dan stay at home, tetapi bukan karena virus Corona. (est/Red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top