Bupati Sampaikan Secara Rinci Nota Keuangan dan Raperda Perubahan APBD Tahun 2021 Saat Rapat Dengan DPRD Bartim

Berdasarkan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 yang sudah ditandatangani bersama pada tanggal 15 September 2021 dan setelah dilakukan rasionalisasi/penyesuaian target pendapatan khususnya pendapatan yang bersumber dari Dana Transper Pemerintah Pusat sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor : 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka Mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Dampaknya, sehingga rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 yang Pemerintah Daerah ajukan ini telah menyesuaikan dengan peraturan tersebut dengan penjelasan sebagai berikut:

I. PENDAPATAN
Total pendapatan daerah semula sebesar Rp983,196,293,067.00 (Sembilan ratus delapan puluh tiga milyar seratus sembilan puluh enam juta dua ratus sembilan puluh tiga ribu enam puluh tujuh Rupiah), menjadi Rp903,094,425,736.38 (Sembilan ratus tiga milyar sembilan puluh empat juta empat ratus dua puluh lima ribu tujuh ratus tiga puluh enam koma tiga puluh delapan Rupiah) Berkurang sebesar Rp80,101,867,330.62 (delapan puluh milyar seratus satu juta delapan ratus enam puluh tujuh ribu tiga ratus tiga puluh Rupiah koma enam puluh dua sen) atau Turun 8.15 % pada anggaran perubahan ini dengan perincian masing-masing jenis penerimaan sebagai berikut:

  1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semula sebesar Rp109.676.846.263,00 (Seratus sembilan milyar enam ratus tujuh puluh enam juta delapan ratus empat puluh enam ribu dua puluh tiga Rupiah), menjadi Rp85.346.887.329,00 (Delapan puluh lima milyar tiga ratus empat puluh enam juta delapan ratus delapan puluh tujuh ribu tiga ratus dua puluh sembilan Rupiah) Berkurang sebesar Rp24.329.958.934,00 (Dua puluh empat milyar tiga ratus dua puluh sembilan juta sembilan ratus lima puluh delapan ribu sembilan ratus tiga puluh empat Rupiah) atau Turun 22,18 %.
  2. Pendapatan Transfer, yang terdiri dari Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat besaran alokasi berdasar PMK No 17/PMK.07/2021 dan Pendapatan Transfer Antar Daerah berdasarkan Peraturan Gubernur yang Semula sebesar Rp856,059,046,804. (Delapan ratus lima puluh enam milyar lima puluh sembilan juta empat puluh enam ribu delapan ratus empat Rupiah), menjadi Rp801,943,098,407.38 (Delapan ratus satu milyar sembilan ratus empat puluh tiga juta sembilan puluh delapan ribu empat ratus tujuh Rupiah koma tiga puluh delapan sen) Berkurang sebesar Rp54,115,948,396.62 (Lima puluh empat milyar seratus lima belas juta sembilan ratus empat puluh delapan ribu tiga ratus sembilan puluh enam Rupiah koma enam puluh dua sen) atau Turun 6.32 % pada anggaran perubahan ini.
  3. Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah, yaitu bersumber dari Pendapatan Hibah, Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang semula sebesar Rp17,460,400,000.00 menjadi Rp15,804,440,000.00 (Lima belas milyar delapan ratus empat juta empat ratus empat puluh ribu Rupiah) Berkurang sebesar Rp1,655,960,000.00 (Minus satu milyar enam ratus lima puluh lima juta sembilan ratus enam puluh ribu Rupiah) atau Turun 9.48 % pada anggaran perubahan ini.
    II. BELANJA DAERAH
    Alokasi anggaran belanja daerah mencapai Semula sebesar Rp1,023,674,936,356.00 (Satu triliun dua puluh tiga milyar enam ratus tujuh puluh empat juta sembilan ratus tiga puluh enam ribu tiga ratus lima puluh enam Rupiah), menjadi Rp1,041,625,545,101.63 (Satu triliun empat puluh satu milyar enam ratus dua puluh lima juta lima ratus empat puluh lima ribu seratus satu Rupiah koma enam puluh tiga sen) bertambah sebesar Rp17,950,608,745.63 (Tujuh belas milyar sembilan ratus lima puluh juta enam ratus delapan ribu tujuh ratus empat puluh lima Rupiah koma enam puluh tiga sen), adapun Belanja Daerah adalah sebagai berikut :
  4. BELANJA OPERASI, adalah pengeluaran untuk kegiatan sehari-hari pemerintah daerah yang memberi manfaat jangka pendek yang Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp. 669,799,753,628.00 (Enam ratus enam puluh sembilan milyar tujuh ratus sembilan puluh sembilan juta tujuh ratus lima puluh tiga ribu enam ratus dua puluh delapan Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp692,712,545,107.63 (Enam ratus sembilan puluh dua milyar tujuh ratus dua belas juta lima ratus empat puluh lima ribu seratus tujuh Rupiah koma enam puluh tiga Sen) Bertambah sebesar Rp22,912,791,479.63 (Dua puluh dua milyar sembilan ratus dua belas juta tujuh ratus sembilan puluh satu ribu empat ratus tujuh puluh sembilan Rupiah koma enam puluh tiga Sen) atau Naik 3.42 % pada anggaran perubahan inidengan perincian sebagai berikut :
    a. Belanja Pegawai, semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp348,562,306,170.00 (Tiga ratus empat puluh delapan milyar lima ratus enam puluh dua juta tiga ratus enam ribu seratus tujuh puluh Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp356,894,080,081.83 (Tiga ratus lima puluh enam milyar delapan ratus sembilan puluh empat juta delapan puluh ribu delapan puluh satu Rupiah koma delapan puluh tiga Sen) atau Bertambah sebesar Rp8,331,773,911.83 (Delapan milyar tiga ratus tiga puluh satu juta tujuh ratus tujuh puluh tiga ribu sembilan ratus sebelas Rupiah koma delapan puluh tiga Sen) Naik 2.39 % dalam Perubahan ini. b. Belanja Barang dan Jasa, Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp239,941,226,484.00 (Dua ratus tiga puluh sembilan milyar sembilan ratus empat puluh satu juta dua ratus dua puluh enam ribu empat ratus delapan puluh empat Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp248,683,271,607.36 (Dua ratus empat puluh delapan milyar enam ratus delapan puluh tiga juta dua ratus tujuh puluh satu ribu enam ratus tujuh Rupiah koma tiga puluh Sen) atau Bertambah sebesar Rp8,742,045,123.36 (Delapan milyar tujuh ratus empat puluh dua juta empat puluh lima ribu seratus dua puluh tiga Rupiah koma tiga puluh enam Sen) Naik 3.64 % dalam Perubahan ini.
    c. Belanja Subsidi, Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp600,000,000.00 (Enam ratus juta Rupiah), Setelah Perubahan anggarannya tetap tidak mengalami penabahan atau penurunan dalam Perubahan ini.
    d. Belanja Hibah, Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp50,734,140,149.00 (Lima puluh milyar tujuh ratus tiga puluh empat juta seratus empat puluh ribu seratus empat sembilan Rupih) Setelah Perubahan menjadi Rp52,714,602,324.00 (Lima puluh dua milyar tujuh ratus empat belas juta enam ratus dua ribu tiga ratus dua puluh empat Rupiah) atau Bertambah sebesar Rp 1,980,462,175.00 (Satu milyar sembilan ratus delapan puluh juta empat ratus enam puluh dua ribu seratus tujuh puluh lima Rupiah) Naik 3.90 % dalam Perubahan ini.
    e. Belanja Bantuan Sosial, Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp29,962,080,825.00 (Dua puluh sembilan milyar sembilan ratus enam puluh dua juta delapan puluh ribu delapan ratus dua puluh lima Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp33,820,591,094.44 (Tiga puluh tiga milyar delapan ratus dua puluh juta lima ratus sembilan puluh satu ribu sembilan puluh empat Rupiah koma empat puluh empat sen) atau Bertambah sebesar Rp3,858,510,269.44 (Tiga milyar delapan ratus lima puluh delapan juta lima ratus sepuluh ribu dua ratus enam puluh sembilan Rupiah koma empat puluh empat sen) Naik 12.88 % dalam Perubahan ini.
  5. BELANJA MODAL, merupakan jenis pengeluaran Pemerintah Daerah untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi yang Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp148,351,939,928.00 (Seratus empat puluh delapan milyar tiga ratus lima puluh satu juta sembilan ratus tiga puluh sembilan ribu sembilan ratus dua puluh delapan Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp134,735,950,894.00 (Seratus tiga puluh empat milyar tujuh ratus tiga puluh lima juta sembilan ratus lima puluh ribu delapan ratus sembilan puluh empat Rupiah) atau Berkurang sebesar Rp13,615,989,034.00 (Minus tiga belas milyar enam ratus lima belas juta sembilan ratus delapan puluh sembilan ribu tiga puluh empat Rupiah) Turun 9.18 % dalam
    Perubahan ini, dengan perincian sebagai berikut :
    a. Belanja Modal Tanah. Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp2,021,600,000.00 (Dua milyar dua puluh satu juta enam ratus ribu Rupiah), Setelah Perubahan anggarannya tetap tidak mengalami penabahan atau penurunan.
    b. Belanja Modal Peralatan dan Mesin. Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp17,708,077,565.00 (Tujuh belas milyar tujuh ratus delapan juta tujuh puluh tujuh ribu lima ratus enam puluh lima Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp14,842,007,939.00 (Empat belas milyar delapan ratus empat puluh dua juta tujuh ribu sembilan ratus tiga puluh sembilan Rupiah) atau berkurang sebesar Rp2,866,069,626.00 (Minus dua milyar delapan ratus enam puluh enam juta enam puluh sembilan ribu enam ratus dua puluh enam Rupiah) turun 16.19% dalam Perubahan ini.
    c. Belanja Modal Gedung dan Bangunan. Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp 60,966,061,832.00 (Enam puluh milyar sembilan ratus enam puluh enam juta enam puluh satu ribu delapan ratus tiga puluh dua Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp 57,583,551,579.00 (Lima puluh tujuh milyar lima ratus delapan puluh tiga juta lima ratus lima puluh satu ribu lima ratus tujuh puluh sembilan Rupiah) atau berkurang sebesar Rp3,382,510,253.00 (Minus tiga milyar tiga ratus delapan puluh dua juta lima ratus sepuluh ribu dua ratus lima puluh tiga Rupiah) turun 5.55% dalam Perubahan ini.
    d. Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan Irigasi. Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp67,533,467,131.00 (Enam puluh tujuh milyar lima ratus tiga puluh tiga juta empat ratus enam puluh tujuh ribu seratus tiga puluh satu Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp60,190,257,976.00 (Enam puluh milyar seratus sembilan puluh juta dua ratus lima puluh tujuh ribu sembilan ratus tujuh puluh enam Rupiah) atau berkurang sebesar Rp7,343,209,155.00 (Minus tujuh milyar tiga ratus empat puluh tiga juta dua ratus sembilan ribu seratus lima puluh lima Rupiah) turun 10.87% dalam Perubahan ini.
    e. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya. Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp122,733,400.00 (Seratus dua puluh dua juta tujuh ratus tiga puluh tiga ribu empat ratus Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp98,533,400.00 (Sembilan puluh delapan juta lima ratus tiga puluh tiga ribu empat ratus Rupiah) atau berkurang sebesar Rp24,200,000.00 (Minus dua puluh empat juta dua ratus ribu Rupiah) turun 19.72% dalam Perubahan ini.
  6. BELANJA TIDAK TERDUGA, merupakan jenis pengeluaran Pemerintah Daerah untuk keperluan darurat, termasuk keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya (seperti penangan Covid 19 dan bencana alam lainnya) yang Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp35,000,000,000.00 (Tiga puluh lima milyar Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp50,000,000,000.00 (Lima puluh milyar Rupiah) atau Bertambah sebesar Rp 15,000,000,000.00 (Lima belas milyar Rupiah) Naik 42.86 % dalam Perubahan ini, dengan perincian sebagai berikut :
  7. BELANJA TRANSFER, merupakan jenis pengeluaran Pemerintah Daerah pengeluaran anggaran dari pemerintah daerah kepada pemerintah daerah lainnya atau pengeluaran anggaran dari pemerintah daerah kepada pemerintah desa yang Semula Sebelum Perubahan dianggarkan sebesar Rp170,523,242,800.00 (Seratus tujuh puluh milyar lima ratus dua puluh tiga juta dua ratus empat puluh dua ribu delapan ratus Rupiah), Setelah Perubahan menjadi Rp 164,177,049,100.00 (Seratus enam puluh empat milyar seratus tujuh puluh tujuh juta empat puluh sembilan ribu seratus Rupiah) atau berkurang sebesar Rp6,346,193,700.00 (Minus enam milyar tiga ratus empat puluh enam juta seratus sembilan puluh tiga ribu tujuh ratus Rupiah) turun 3.72% dalam Perubahan.


banner 728x250

Pos terkait