Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah Kembali Menggelar Kegiatan Gelar Seni Budaya

baritorayapost.com, PALANGKA RAYA – Dalam rangka melestarikan dan mencintai Seni Budaya yang dimiliki oleh Daerah Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Gelar Seni Budaya. Acara ini diselenggarakan di UPT Taman Budaya Provinsi Kalimantan Tengah yang berlokasi di Jalan Temanggung Tilung XIII, Palangka Raya.

Dalam sambutan yang disampaikan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari, yang diwakili oleh Kepala UPT Taman Budaya, Wildae Desyanthy Binti, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa. Mereka bersyukur atas kesehatan dan kekuatan yang diberikan untuk mengikuti serta menyaksikan Kegiatan Gelar Seni Budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah melalui UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah untuk tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Tema yang diusung dalam Gelar Seni Budaya Tahun 2024 adalah “Apresiasi Seni Kontemporer” dengan maksud dan tujuan untuk melestarikan serta mencintai Seni Budaya yang dimiliki oleh daerah Kalimantan Tengah. Pagelaran dilaksanakan di UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah pada, Senin (26/02/2024).

Kepala UPT Taman Budaya, Wildae Desyanthy Binti mengatakan kepada awak media, bahwa “Untuk tahun 2024 dan gelar seni budaya ini seperti Pernah kami sampaikan adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh UPT Taman Budaya setiap bulan Jadi untuk tahun ini kita akan Punya agenda 10 kali pagelaran. Jadi kenapa untuk bulan ini yang perdana ini kita memberikan tema Apresiasi Seni Kontemporer .

“Kita ingin menyampaikan kepada masyarakat luas bahwa di Kalimantan Tengah di samping Seni Budaya tradisional kita juga kaya dengan seni budaya modern dan itu bisa kita akomotif di panggung Taman Budaya untuk bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat untuk apa yang akan disaksikan dalam pagelaran malam hari ini.

Wildae Desyanthy Binti juga menekankan bahwa di Kalimantan Tengah, selain seni budaya tradisional, terdapat juga kekayaan seni budaya modern. Materi yang disajikan dalam pergelaran ini meliputi tarian tradisional dan modern, serta melibatkan atlet yang akan bertanding di PON atlet dansa.

Dengan adanya panggung yang bisa menampung seni budaya modern, UPT Taman Budaya Provinsi Kalimantan Tengah berharap agar acara ini dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. Acara seni budaya ini menjadi wadah untuk mengapresiasi keberagaman seni budaya yang dimiliki oleh Kalimantan Tengah, baik yang tradisional maupun modern, tandasnya.

Adapun beberapa penampilan yang memeriahkan pagelaran Seni Budaya salah satunya meliput Tari Kontemporer DNA.

Salah satu penari yang sempat dibincangi oleh awak media, Beny Marajaki menjelaskan, “Manusia memiliki DNA yang sebenarnya bisa saling koneksi dan interaksi, tapi selama ini kita tidak sadar dunia sedang dipolarisasi.

Ketika kumpulan atribut fisik, emosi, pemahaman logis, karakteristik, performa, aset, dan janji dari sebuah warisan kita yang masih ada saat ini. Sejauh manakah DNA kita selama ini berada? Apakah hanya terlihat Ritual tapi tidak Spritual?.

Apakah tubuh ini masih mampu memancar, dan menyebarkan instrumen, energi dan frekuensi? Persembahan: Sanggar Seni dan Budaya Marajaki

“Lalu Kemampuan seniman Brother Dope x LNB dengan personil (Dwiki, Brian, Leo, Nathan, Septa) memang tak perlu diragukan lagi, berbagai genre lagu mampu dibuat mereka unik dan menarik dengan sentuhan Dangdut, Hip Hop dan Etnik yang dilakukan mereka.

“Kali ini, gaya hip hop milik mereka menjadi sesuatu yang beda lewat lagu “Pehe Atei” dan “Keme Ikau”.

“Kemudian mereka juga diberi keleluasaan dalam mengeksplor vokal dan berimprovisasi ketika nyanyi dengan irama hiphop ala lirik Dayak Ngaju. Yuk bantu dukung dan apresiasi terus karya mereka, tutup Beny dari Sanggar Marajaki. (Lusy BRP).

Pos terkait