Banjir di Jabiren Raya Belum Surut, Camat Salurkan Bantuan

Camat Cabiren Raya bersama unsur terkait saat menyalurkan bantuan sembako bagi korban bencana banjir diwilayahnya, Kamis (24/11/2022). Foto: Ist.

baritorayapost.com, PULANG PISAU – Banjir Tumbang Nusa dan Tanjung Taruna masih belum surut Dimana, banjir merendam rumah warga didua desa serta Jalan Trans Kalimantan Desa Tumbang Nusa dengan ketingiaan air 35 cm dan panjang 65 meter.

Pemerintah Kecamatan Jabiren Raya bersama unsur terkait pun turun ke lokasi dengan menyerahkan bantuan berupa makanan siap saji dan sekaligus diserahkan bantuaan dari Posko Lumbung kecamatan dari Dinas Sosial

Bacaan Lainnya

Bantuan berupa baju anak 30 pcs dan baju dewasa 50 pcs dan sarden 4 dos dan diserahkan kepada posko pengunsiaan di dua desa desa tbng nusa da desa tanjung taruna.

Camat Jabiren Raya Eka Imanuel mengatakan kepada awak media ini bahwa bantuan ini merupakan sebagai bentuk kepeduliaan dari pihak kecamatan untuk membantu warga yang terdampak banjir.

” Walaupun nilainya tidak seberapa. Tetapi kami ikut merasakan musibah banjir yang hampir rutin tiap tahun terjadi. Semoga banjir ini cepat surut dan madyrakat bisa beraktifitas seperti biasa, ” kata camat yang didampingi beberapa kasi dari pemerintah kecamatan.

Sementara itu Kades Tumbang Nusa lily mengatakan banjir yang merendam wilayahnya sudah berlangsung selama sepekan.

” Banjir masih belum surut dan rumah warga yang dibantaran sungai kahayan rata-rata terendam dan warga banyak yang mengungsi di Posko penampungan banjir yang berada dipingir jalan Trans Kalimantan yang disediakan oleh Dinsos dan BPBD Pulang Pisau, ” kata Lily sembari menyebutkan bahwa bantuan sudah berdatangan dari provinsi dan kabupaten berupa sembako dan pakaian serta selimut.

Sementara Kalaksa BPBD Kabupaten Pulang Pisau Osa Maliki mengatakan ada 3 desa yang terdampak banjir. Yakni Desa Tanjung Taruna dan Tumbang Nusa dan Desa Pilang.

” Kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati dalam menghadapi situasi saat ini. Bagi warga yang rumahnya terendam banjir, agar bisa mengunsi ketempat yang lebih aman. Karena sudah disediakan oleh pemerintah tempat penampungan didirikan dapur umum bagi para pengungsi, ” pungkasnya. (BRP).


Pos terkait