Disperindagkop UKM Pulang Pisau Gelar Pasar Murah di 7 Kecamatan

Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Pulang Pisau Elieser Jaya foto bersama Perwakilan Bulog, perwakilan TNI, Polri dan Kejaksaan, serta Unsur Tripika Kecamatan Jabiren Raya, Rabu (28/9/2022). Foto: Ist

baritorayapost.com, PULANG PISAU – Dalam rangka menekan dan mengendalikan laju inflasi dampak dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) bersama Bulog Kapuas menggelar Pasar Murah.

Kegiatan pasar murah tersebut menjual paket sembako. Dimana dalam 1 paket berisi 10 kg beras, 2 liter gula pasir dan 2 liter minyak goreng atau setara Rp. 160.000, dan warga cukup menebus dengan uang Rp. 100.000, sehingga warga mendapatkan subsidi sebesar Rp. 60.000.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Elieser Jaya melalui Kabid Perdagangan Rianti Miasi mengatakan bahwa dalam rangka pengendalian laju inflasi daerah, dampak dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) bersama Bulog Kapuas menggelar Pasar Murah.

Kegiatan pasar murah ini kata Rianti, akan dilaksanakan di 7 Kecamatan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

Untuk mendukung pelaksanaan pasar murah tersebut, kata Rianti, pihaknya telah menyiapkan 6.667 paket sembako yang berisikan dalam 1 paket, yakni beras 10 kg, 2 kg gula pasir dan 2 liter minyak goreng. Dimana dalam 1 paket itu setara dengan uang Rp. 160.000.

” Masyarakat akan mendapatkan subsidi Rp. 60.000 sehingga cukup menyediakan uang Rp. 100.000 untuk menebus paket tersebut, ” ucapnya

Rianti juga menjelaskan sesuai dengan jadwal, pasar murah di mulai dari Kecamatan Jabiren Raya, Rabu, (28/9/2022) dengan jumlah paket sembako sebanyak 718 paket, kemudian Kamis (29/9/2022) akan dilksanakan di Kecamatan Kahayan Tengah dengan jumlah 730 paket, Kevamatan Banama Tingan, Jumat (30/9/2022) dengan jumlah 776 peket sembako.

Kemudian kata Rianti, pada Selasa (4/10/2022) akan dilaksanakan di Kecamata Kahayan Kuala sengan jumlah 1133 paket, pada Rabu (5/10/2022) akan dilaksanakan di Kecamatan Sebangau Kuala dengan jumlah 620 paket.

Selanjutnya pada Senin (11/10/2022) akan dilaksanakan di kecamatan Pandih Batu dengan jumlah 1231 paket dan terakhir akan dilaksanakan di Kecanatan Maliku, Rabu (13/10/2022) dengan jumlah paket 1459 paket.

Sementara untuk Kecamatan Kahayan Hilir, kata Rianti, pengelolaan dan pelaksanaan pasar murahnya diserahkan ke kecamatan langsung menggunakan dana dari Provinsi Kalimantan Tengah.

” Kita berharap kegiatan pasar murah yang dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau ini dapat membantu masyarakat, dan dapat menekan laju inflasi daerah, ” pungkasnya. (BRP).


Pos terkait