baritorayapost.com, PALANGKA RAYA – Rumah Kreatif Umi kembali menggelar ajang Pemilihan Putra Putri Budaya Kalimantan Tengah 2026 yang berlangsung di Gedung Olah Seni DISPARBUDPORA Kota Palangka Raya,
Sabtu (23-/5/2026). Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian tahapan Grand Final Top Model Kalteng 2026 dengan mengusung tema “Cahaya Literasi Wujudkan Generasi Berbudaya dan Berdaya.”
Para finalis yang hadir merupakan putra-putri terbaik Kalimantan Tengah yang telah melewati berbagai tahapan seleksi dan pembinaan dengan penuh dedikasi, disiplin, serta semangat untuk mengembangkan potensi diri di bidang budaya, literasi, dan kreativitas.
Regional Director Putra Putri Budaya Kalimantan Tengah sekaligus Owner Rumah Kreatif Umi dan Yenni Management, Yenni Sunarti, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan, peserta, panitia, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


Ia menjelaskan bahwa tema yang diangkat memiliki makna penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, serta tetap menjunjung tinggi nilai budaya daerah.
“Tujuan dari tema ini adalah menjadikan literasi sebagai cahaya pengetahuan yang mampu membuka wawasan, menambah ilmu, dan membentuk generasi muda yang cerdas serta kreatif. Dari sini diharapkan lahir generasi yang tetap menjaga budaya, memiliki semangat belajar, percaya diri, dan mampu berkarya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan masa depan bangsa,” ujar Yenni Sunarti.
Di akhir sambutannya, Yenni juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk terus semangat dan tetap menjunjung sportivitas dalam kompetisi.
“Selamat berkompetisi. Mudah-mudahan apa pun hasilnya, kalian harus tetap besar hati. Jangan lupakan bahwa kita tetap bersama,” tutupnya.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala UPT Taman Budaya, Wildae Desyanthy Binti, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, Wildae memberikan apresiasi kepada Yenni Sunarti yang dinilai konsisten menyelenggarakan kegiatan positif bagi generasi muda setiap tahunnya.

Ia menyebutkan bahwa di tengah berbagai tantangan dan kondisi ekonomi saat ini, penyelenggaraan kegiatan seperti ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung pengembangan bakat dan karakter generasi muda Kalimantan Tengah.
“Acara ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta membangun sikap profesional,” ungkapnya.
Ajang ini juga mengusung jargon “Top Model Kalteng Berbakat, Berprestasi, Berdaya, Bintang Masa Depan.”
Acara dipandu oleh Salman dan Cia sebagai pembawa acara, serta menghadirkan lima orang dewan juri profesional. Sebanyak 27 peserta berhasil lolos ke babak final yang terbagi dalam beberapa kategori, yakni kategori A, B, C, dan D yang mencakup kelompok anak-anak, remaja, pemuda, hingga dewasa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat lahir generasi muda Kalimantan Tengah yang tidak hanya berbakat dan berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya, literasi, dan pengembangan diri demi masa depan yang lebih baik. (BRP/Lsy)










