Bripka Abdul Haris Sebarkan Maklumat Kapolri Tentang Larangan Penggunaan Simbol FPI

BARITORAYAPOST.COM (Polres Murung Raya) – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat Kapolri berisi larangan penggunaan simbol Front Pembela Islam (FPO). Hal ini sesuai keputusan pemerintah, FPI sebagai ormas terlarang.

Polri pun memberi peringatan kepada masyarakat yang tidak mematuhi maklumat ini. Yakni Polri bakal menindak masyarakat yang tidak mematuhi maklumat Kapolri sesuai peraturan Undang-Undang yang berlaku itu.
Berdasarkan itu, Polsek Murung jajaran Polres Murung Raya Polda Kalteng melaksanakan pemasangan Maklumat Kapolri Nomor : Mak/1/I/2021 tentang Kepatuhan Terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan FPI, Sabtu (16/01/2021) pagi.
Kapolsek Murung Ipda Yuliantho, S.AP melalui Bripka Abdul Haris mengatakan, pemasangan maklumat ini dipasang berdasarkan wilayah yang dianggap strategis. Diantaranya di Musala, fasilitas publik dan beberapa titik lain tempat umum lainnya.
“Warga diminta melapor ke aparat jika menemukan kegiatan atau atribut apapun atas nama FPI,” ujar Bripka Haris.
Sementara di tempat terpisah, Kapolsek Murung Ipda Yuliantho berharap masyarakat dapat mematuhi keputusan pemerintah juga maklumat Kapolri ini.
“Pemasangan Maklumat Kapolri agar masyarakat memahami keputusan pemerintah soal larangan itu,” tandasnya. (van)

Pos terkait