Lapas Kelas 1 Tanggerang Adakan Pembukaan Pelatihan Sandal Hotel Bagi Warga Binaan

BARITORAYAPOST.COM (Tangerang) – Sebanyak 40 Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tangerang mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan sandal hotel. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Banten bersama dengan Kalapas Kelas 1 Tangerang beserta Jajarannya.

Bertempat di Aula Pelatihan Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Tangerang, kegiatan tersebut bekerjasama dengan Petugas Lapas Kelas IIA Salemba bidang manufaktur khususnya Pembuatan Sandal Hotel. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktifitas para Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tangerang. Sabtu (16/1//21).
Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Victor Teguh Pihartono menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan kemandirian ini merupakan agenda yang harus dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang. Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan kegiatan yang berguna dan produktif serta tantangan untuk tetap menjadi produktif di masa pandemi Covid-19 ini. (Ria/Red/BRP).

Pos terkait

Lapas Kelas 1 Tanggerang Adakan Pembukaan Pelatihan Sandal Hotel Bagi Warga Binaan

BARITORAYAPOST.COM (Tangerang) – Sebanyak 40 Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tangerang mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan sandal hotel. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Banten bersama dengan Kalapas Kelas 1 Tangerang beserta Jajarannya.

Bertempat di Aula Pelatihan Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Tangerang, kegiatan tersebut bekerjasama dengan Petugas Lapas Kelas IIA Salemba bidang manufaktur khususnya Pembuatan Sandal Hotel. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktifitas para Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tangerang. Sabtu (16/1//21).
Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Victor Teguh Pihartono menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan kemandirian ini merupakan agenda yang harus dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang. Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan kegiatan yang berguna dan produktif serta tantangan untuk tetap menjadi produktif di masa pandemi Covid-19 ini. (Ria/Red/BRP).

Pos terkait