Pasutri dan Warga Tewah Diduga Jual Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Gumas


Pasutri dan Warga Tewah saat diamankan Polisi.

Bacaan Lainnya

 

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kurun) – Nasip apes dialami KD
(38) warga Kurun, R (19) warga Tewah, yang merupakan pasangan suami istri
(Pasutri) dan AG (39) warga Tewah, mereka bertiga ini telaH berurusan dengan aparat
hukum. Lantaran, mereka diduga terbukti menjual barang haram jenis sabu.


Pasalnya, langkah ketigannya ini berhenti saat diamankan Satuan
Reserse Narkoba (Saresnarkoba) Polres Gunung Mas (Gumas) di Jalan Lintas Kuala
Kurun-Sei Hanyo, Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

 

Kasat Narkoba Polres Gumas Ipda Budi Utomo mewakili Kapolres
Gumas AKBP Rudi Asriman menjelaskan bahwa pada saat itu, pihaknya mendapatkan
informasi dari masyarakat bahwa di Jalan lintas tersebut sering dijadikan
transaksi narkoba di wilayah itu.

 

“Kita mendapatkan informasi itu dari masyarakat, maka kami
langsung bergerak melakukan penyidikan dan pada ketika di TKP dicurigai
ternyata ada pasutri dipingir jalan kemudian kami langsung mengamankan, dari tangan
mereka didapati dengan berat kotor 2,52 gram,” ucap Ipda Budi Utomo, Sabtu
(16/1/2021).


Dijelaskannya lagi, di tempat yang sama berkat kecekatan
yang dimiliki anggota Satresnarkoba Polres Gumas ini, mereka segera menemukan seseorang
yakni AG yang diduga selaku kurir narkoba jenis sabu dan dari tanganya iamankan
dengan berat kotor 5,95 gram,

 

“Setelah kita selidiki ternyata benar di daerah Jalan Lintas
Kurun Sei Hanyo ini sering dijadikan tempat transaksi yang kita duga narkoba
golongan I yakni sabu, setelah itu ketiganya kita bawa ke mapolres untuk
penyidikan lanjutan,” bebernya.  

 

Dari tempat kejadian perkara atau TKP dilanjutkannya, selain
sabu milik pasutri 2,52 gram serta milik AG 
sekitar 5,95 gram, ditambah barang bukti (barbuk) ada bundel plastic pembukus,
dompet, sendok sabu, gawai, korek api,  dan
uang tunai milik AG terdapat Rp.1,5 juta dan milik KD dan R sebanyak Rp.1 juta.

 

“Untuk mereka yang diduga pengedar ini akan kita jerat, Pasal
114 ayat (1) Jounto 112 ayat (1) Jounto 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35
Tahun 2009 Tentang Narkotika,” tutup mantan Kapolsek Hanaut ini.
(Cp/BRP)

Pos terkait