Tak Ingin ‘Santuy’ dan Berpangku Tangan, Darsem dan Situm Ikut Bantu Satgas TMMD

BARITORAYAPOST.COM (Cilacap) – Antusias masyarakat yang ikut dalam Program TMMD Sengkuyung Tahap ll Tahun 2020 di Dusun Karanggedang, Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja, Cilacap, Jateng, Senin (6/7/2020), cukup banyak. 


Di antara mereka, terdapat dua sosok perempuan tua yang tampak menonjol. Dialah Darsem (74) dan Situm (60), keduanya warga RT 04 RW 05 Dusun Karanggedang, Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja.


Dua perempuan yang dipanggil Mbah oleh warga itu berbaur dalam kegiatan gotong-royong yang dibangun dalam kegiatan TMMD, itu. Tak tanggung-tanggung, Darsem dan Situm ikut bersama warga membantu Satgas TMMD mengerjakan sasaran fisik, yaitu jalan makadam. 


Sebagai warga, Darsem dan Situm tak mau ketinggalan. Umur boleh senja, tapi semangat tak kalah dengan yang lebih muda.


Tekadnya begitu tinggi, tak kalah dengan yang lain dalam partisipasi membangun desa. Keduanya bersemangat seperti warga yang lain.




Bacaan Lainnya

Jalan makadam ini nantinya menjadi jalan yang akan mempermudah menuju persawahan dan perkebunan yang sering mereka lewati. 


“Mboten salah, Pak, menawi kulo tumut nderek mbiyantu mbangun desa kulo (Tidak salah kan, Pak, kalau saya membantu membangun desa saya),” tutur keduanya kepada Serda Aris Kurohman, Babinsa Karanggedang Koramil 11/Sidareja, yang selalu aktif di lokasi.


“Maturnuwun, Pak TNI ingkang sampun ndandosi margi desa dados sae kados mekaten, mugi-mugi Desa Karanggedang langkung sae (Terimakasih, Pak TNI yang sudah merampungkan jalan desa hingga bagus seperti ini, semoga Desa Karanggedang lebih baik),” ucap Darsem dan Situm dengan logat Jawanya. 

Sementara, gotong-royong yang dibangun Pemdes Karanggedang dan masyarakat dalam Program TMMD patut diacungi jempol. Pasalnya, semenjak dibukanya kegiatan TMMD, hampir setiap hari antusias mereka sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan saat mereka bersama anggota TNI, bersama-sama saling membantu dalam penggarapan semua sasaran program TMMD. 


“Ini bukti kemanunggalan TNI dan rakyat. TNI adalah milik rakyat, di manapun TNI berada hanya untuk rakyat,” tegas Serda Aris Kurohman. (est/BRP).

Pos terkait