Bupati HST Tegaskan Keberhasilan Digitalisasi Butuh Perubahan Etos Kerja Aparatur

baritorayapost.com, BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus memperkuat transformasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Berbasis Administrasi Digital Kecamatan (SIP BANG CAMAT) yang dirangkai dengan workshop penggunaan aplikasi di Aeris Hotel Banjarbaru, Rabu (14/10/2026).

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Aplikasi yang dikembangkan untuk mendukung pelayanan administrasi di Kecamatan Barabai ini diharapkan mampu menyederhanakan alur birokrasi, mempercepat proses pelayanan, serta memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, kelurahan, dan kecamatan.

Bupati HST Samsul Rizal dalam sambutannya mengapresiasi inovasi tersebut sebagai langkah konkret menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi tidak cukup hanya dengan menghadirkan aplikasi, tetapi harus disertai perubahan pola pikir, disiplin, dan etos kerja aparatur.

“Jangan sampai aplikasinya sudah serba digital, tapi pola pikir dan cara kerja kita masih manual.

Teknologi hadir untuk mempercepat pekerjaan dan mempermudah koordinasi, bukan sekadar memindahkan tumpukan kertas ke dalam layar komputer,” tegasnya.

Menurut Bupati, pemanfaatan teknologi harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, kecepatan pelayanan, ketertiban administrasi, transparansi, dan koordinasi antarunsur pemerintahan menjadi hal penting yang harus terus diperkuat.

Sementara itu, Camat Barabai H. Aidi Rozain, SSTP, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan peluncuran dan workshop tersebut diikuti 54 peserta. Mereka terdiri atas operator aplikasi, kepala seksi terkait, enam lurah, serta 12 pembakal se-Kecamatan Barabai.

Ia menjelaskan, SIP BANG CAMAT dirancang untuk menyatukan proses pelayanan administrasi dalam satu sistem digital sehingga pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

“Tujuannya adalah mewujudkan proses pelayanan yang lebih sederhana, cepat, transparan, dan terintegrasi antara pemerintah desa, kelurahan, dan kecamatan,” jelasnya.

Untuk mendukung penerapan aplikasi secara optimal, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang menghadirkan narasumber dari Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalimantan Selatan.

Dr. Muhammad Firhansyah, SH, MAP, MIKom., dari Ombudsman RI Kalsel, menyampaikan materi tentang pencegahan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Adapun Sugiyono, S.Sos., M.Si., dari BPSDMD Kalsel, memberikan pembekalan mengenai penguatan kompetensi aparatur.

Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap standar pelayanan publik, mendorong profesionalisme aparatur, serta memastikan digitalisasi berjalan sesuai prinsip pelayanan yang baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan simulasi teknis bersama Admin SIP BANG CAMAT.

Melalui praktik langsung ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai tata cara pengoperasian aplikasi untuk menunjang pekerjaan administrasi sehari-hari.

Peluncuran SIP BANG CAMAT menjadi salah satu upaya Kecamatan Barabai dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten HST berharap, penerapan sistem digital yang didukung peningkatan kompetensi aparatur dan perubahan budaya kerja tersebut dapat menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, transparan, dan berkualitas bagi masyarakat Bumi Murakata.(mask95).

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait