baritorayapost.com, BARABAI – Polemik terkait dana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, kini mendapat kejelasan. Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, menyampaikan bahwa dana penanganan karhutla sebesar Rp10 miliar telah turun.
Kepastian tersebut disampaikan Samsul Rizal melalui sambungan seluler saat memberikan keterangan mengenai perkembangan dana penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.kamis (22/10).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samsul Rizal juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak H.Prabowo Subiyanto atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan karhutla di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di wilayah HST.
Turunnya dana sebesar Rp10 miliar ini menjadi perhatian penting dalam upaya penanganan karhutla, mengingat diperlukan koordinasi lintas sektor, kesiapan personel, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran tersebut sesuai peruntukannya, sehingga pelaksanaan penanganan karhutla dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta kelestarian lingkungan.
Dengan adanya kepastian mengenai dana tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh kejelasan atas polemik yang berkembang.
Selanjutnya, transparansi penggunaan anggaran dan pelaksanaan program penanganan karhutla menjadi hal penting untuk memastikan dukungan yang diberikan benar-benar berdampak di lapangan.(mask95).









