Puruk Cahu, baritorayapost – Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya, melalui Dinas Ketahanan Pangan melakukan pelatihan terhadap beberapa orang petani dan penyuluh pertanian yang ada di kabupaten setempat, Selasa (24/5/2022).
Pelatihan ini diberi nama Mutu dan Keamanan Pangan, yang dibuka secara lansung oleh Sekretaris Daerah Murung Raya, Dr. Drs, Hermon, M.Si, dihadiri oleh kepala dinas ketahanan pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. H, Sunarti, MM, dan anggota DPRD Murung Raya, Ahmad Tafruji, berlansung di gelar di Aula lantai lll, Satu Atap Puruk Cahu.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya, Syahrial Pasaribu mengatakan peserta yang dilatih dalam acara tersebut sebanyak 20 orang yang terdiri dari lima orang petani binaan salah satu perusahaan, dan delapan orang petani binaan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya serta tujuh orang penyuluh dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Murung Raya.
“Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan pertanian guna dan meningkatkan pengetahuan tentang aman dan terjaminnya mutu kualitas pangan, dan harapkan juga peserta dapat mengetahui batas maksimum residu (BMR) yang aman untuk dikonsumsi,” ujar Syahrial.
Syahrial, mengatakan untuk narasumber, didatangkan sebanyak dua orang yang masing-masing berasal dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah,”katanya.

Sekretaris Daerah Murung Raya, Hermon mengatakan terselenggarannya kegiatan tersebut, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat , sejahtera dan bermartabat.
“Melalui pelatihan ini kita akan mengetahui bahaya dan resiko pangan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan, selain itu meningkatkan peran serta berbagai pihak dalam program keamanan pangan dan meningkatkan kemampuan pelaku usaha stadar mutu maupun keamanan pangan,” jelas Hermon.
Hermon juga berharap melalui kegiatan pelatihan itu akan terwujud perubahan pola makan masyarakat, tentang bagaimana pentinganya pangan, termasuk air minum dari segi higienis untuk menumbuhkan masyarakat yang sehat, bersih dan cerdas,”pungkasnya.(Asw/BRP)










