baritorayapost.com, BARABAI – Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Gusti Rosyadi Elmi, menegaskan bahwa guru wali memegang peran strategis dalam dunia pendidikan, tidak hanya dalam mengawal prestasi akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta sikap peserta didik.
Penegasan tersebut disampaikan saat ia membuka dan memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Pendampingan Guru Wali jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang digelar di Aula Bappelitbangda, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 148 peserta yang terdiri dari 35 kepala SMP se-Kabupaten HST, 45 guru wali SMPN 1 HST, 18 guru wali SMPN 3 HST, serta 11 guru wali SMPN 17 HST. Turut hadir pula para pengawas sekolah, perwakilan Tim Rapor Karakter, Tim Adab dan Sopan Santun, serta perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam.
Dalam sambutannya, Wabup Gusti Rosyadi Elmi menyampaikan bahwa tugas guru wali bukanlah pekerjaan yang ringan. Mereka harus mendampingi peserta didik dengan latar belakang dan karakter yang beragam, sehingga diperlukan kesabaran, keikhlasan, serta komitmen yang kuat dalam menjalankan peran tersebut. Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para guru wali selama ini.
“Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan pendampingan guru wali di satuan pendidikan masing-masing,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wabup HST menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung penguatan peran guru wali melalui berbagai kebijakan dan program yang relevan.
Dukungan tersebut mencakup peningkatan kompetensi, penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, sistem pendampingan yang jelas, serta penguatan koordinasi lintas sektor secara berkelanjutan.
Ia juga menekankan bahwa pendampingan peserta didik tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah.
Diperlukan kolaborasi yang kuat antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Dalam hal ini, guru wali diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara sekolah dan orang tua demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Melalui rapat koordinasi ini, Wabup Gusti Rosyadi Elmi berharap terbangun komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas tata kelola pendampingan, evaluasi perkembangan siswa, serta penanganan berbagai persoalan yang muncul selama tahun ajaran berlangsung. Ia juga mendorong lahirnya gagasan baru, inovasi kreatif, dan solusi yang aplikatif dari seluruh peserta.
“Semoga apa yang kita ikhtiarkan hari ini memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Hulu Sungai Tengah,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina SMP Dinas Pendidikan HST, Alamsyah Mappaompo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali guru wali dengan teknik pendampingan atau coaching serta manajemen kelas yang adaptif. Selain itu, kegiatan ini juga menampilkan platform pelaporan perkembangan murid yang terintegrasi dengan Rapor Karakter serta program Adab dan Sopan Santun yang dapat diakses oleh orang tua.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat peran guru wali, khususnya dalam pendampingan pengembangan karakter murid. Hal tersebut tercermin dari data capaian pembiasaan peserta didik, seperti pelaksanaan salat, kegiatan mengaji, penerapan adab dan sopan santun, serta berbagai program pembiasaan lainnya yang terpantau melalui sistem pelaporan terintegrasi.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap peran Guru Wali semakin optimal dalam membentuk karakter murid yang berakhlak, beradab, dan berprestasi,” pungkas Alamsyah. (mask95).








