baritorayapost.com, PULANG PISAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Pulang Pisau terus terjadi.
Padahal, pemerintah daerah melalui Satgas Karhutla sudah melakukan kegiatan sosialisasi, imbauan dan larangan membakar lahan kepada masyarakat. Namun karhutla terus terjadi sehingga menimbulkan asap yang berdampak bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat.
” Musim kemarau panjang yang disertai El Nino ini berdampak langsung dengan karhutla tahun 2026. Kita sangat prihatin dengan kondisi karhutla sekarang ini dan peran masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla sangat penting, ” ucap anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau H Muhammad Yamin Amur kepada media ini, Rabu (21/10/2026).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pulang Pisau ini juga mengapresiasi TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan MPA serta pihak-pihak terkait yang tergabung dalam Satgas Karhutla yang telah berjibaku dan berjuang tanpa kebal lelah dalam memadamkan karhutla, khususnya yang terjadi di Kabupaten Pulang Pisau.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau H Muhammad Yamin Amur mengajak kepada masyarakat di Bumi Handep Hapakat untuk bersama-sama dan berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
” Kebakaran hutan dan lahan harus kita cegah secara bersama-sama. Jadi peran masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla itu sangat penting, ” ucapnya
Anggota Dewan terpilih itu Dapil III Kecamatan Sebangau Kuala dan Kahayan Kuala itu menilai bahwa upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama pihak terkait dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah cukup baik.
” Tinggal bagaimana kesadaran masyarakat dan pihak-pihak lain dalam membuka lahan tidak dengan cara membakar. Karena dampaknya memicu Karhutla, ” katanya
Ia mengatakan, karhutla dapat di cegah manakala semua pihak bersama-sama berperan aktif dan berkomitmen menjaga lahannya dari kebakaran.
” Sekali lagi, saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Pulang Pisau untuk bersama-sama menjaga hutan dan lahan serta lingkungan kita dari bencana karhutla. Karena dampaknya sangat merugikan bagi kelestarian alam, perekonomian, kesehatan dan lainnya. Mari kita jaga bumi kita dari bencana karhutla agar lagi tetap biru dan udara tetap segar, ” tandasnya. (BS/Red/BRP)









