Dirinya juga menyebutkan bahwa dari fraksi PDI Perjuangan sangat apresiatif dan mendukung terhadap penyampaian terhadap Penyampaian nota keuangan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (R-APBD) tahun anggaran 2026 dan berharap RAPBD ini bisa untuk terus memperkuat PAD agar kabupaten Barito Timur Ini semakin mandiri secara ekonomi, serta menjadi momentum memperkuat hasil-hasil pembangunan sekaligus mempersiapkan arah baru Pembangunan Daerah, Efisien, Efektifitas, dan transparansi keuangan Daerah, yang mana telah diselaraskan dengan Visi dan Misi Pembangunan Kabupaten Barito Timur, mewujudkan Barito Timur Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis menuju Gumi Jari Janang Kalalawah.
“Saudara, Bupati, Pimpinan Rapat dan hadirin yang terhormat, memperhatikan 4 (empat) Poin Utama strategi dalam menghadapi kebijakan pemotongan transfer keuangan daerah dan sebagaimana tema pembangunan tahun ini, strategi menghadapi kebijakan pemotongan transfer keuangan daerah untuk memperkuat kemandirian Fiskal dan ketahanan Ekonomi daerah,” tutur Rayesnan.
Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan mengharapkan dapat lebih dioptimalkan peningkatan PAD serta meminta Pemerintah daerah melakukan Evaluasi menyeluruh terhadap BUMD, termasuk kemungkinan restruktusrisasi atau revitalisasi agar tidak menjadibeban keuangan.
Optimalisasi pemanfaatan Aset Daerah supaya segera di maksimal Aset Daerah jangan hanya menjadi catatan Administrasi, tetapi harus menjadi Sumber pendapatan Baru.
“Sidang dan hadirin yang terhormat, mengakhiri pemandangan umum ini, Kami Fraksi PDI Perjuangan menerima Nota keuangan RAPBD Tahun 2026 untuk selanjutnya dapat dibahas pada tahap
berikutnya, sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan.









