baritorayapost.com, PURUK CAHU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Dapil 2 Murung Raya, Kecamatan Tanah Siang, Kecamatan, Laung Tuhup dan Kecamatan Barito Tuhup Raya Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., telah merampungkan kegiatan reses perorangan masa persidangan terbaru. Dalam reses tersebut, politisi senior ini turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi dan usulan masyarakat di beberapa titik, meliputi Desa Konut, Desa Sungai Lunuk, Desa Karali, hingga Kelurahan Saripoi, bertempat di Desa Konut, Desa Sungai Lunuk, Desa Karali serta di Kelurahan Saripoi. pada, Jumat (25/09/2025).
Reses di hadiri oleh Kepala Desa, Aparat Desa dan Anggota BPD 4 Desa kemudian Lurah serta Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Kepala Sekolah SMP, SDN, Kepala Puskesmas Konut, Kepala Puskesmas Saripoi, Kepala Pustu S.Lunuk, Karali, dan undangan lainnya.
Ketua Komisi II DPRD Mura, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P. menegaskan bahwa seluruh usulan yang disampaikan oleh warga dari berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga pertanian akan dikawal dan diperjuangkan agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.
” Aspirasi dan usulan masyarakat dari hasil reses perorangan yaitu, Desa Konut, Masyarakat Desa Konut menyampaikan usulan yang cukup komprehensif, didominasi oleh peningkatan sarana pendidikan, tempat ibadah, dan fasilitas umum seperti Fasilitas Keagamaan & Olahraga, Infrastruktur Jalan & Transportasi sebagai lanjutan pengecoran jalan menuju Gang Pondan yang tembus ke Simpang Dupal, serta penataan lokasi tempat parkir Puskesmas Konut,” katanya.
Kemudian untuk Sektor Pendidikan (SDN 1 Konut & SMPN 2 Tanah Siang) seperti Rehab atap seluruh ruangan, pembuatan pagar beton, penataan halaman, instalasi listrik seluruh ruangan, rehab gedung perpustakaan beserta pengadaan meubeler untuk SDN 1 Konut dan tak kalah pentingnya penyediaan fasilitas air bersih untuk WC sekolah dasar. Pembangunan ruang aula dan laboratorium baru untuk tingkat SD serta pembangunan sarana olahraga (lapangan voli dan basket), serta penyediaan sumber air bersih untuk sekolah,kemudian untuk Fasilitas Kesehatan & Pertanian yaitu bantuan peralatan pertanian disertai bibit durian dan kelengkeng untuk kelompok tani setempat, jelasnya.

Di Desa Sungai Lunuk, warga menitikberatkan usulan pada akses jalan ke fasilitas publik dan peningkatan kesejahteraan sosial juga mengusulkan seperti Infrastruktur & Akses Jalan serta pembangunan jembatan menuju pemakaman kemudian untuk Fasilitas Umum & Kesehatan dan menunjang pelayanan di Pustu setemoat. Untuk Sosial & Pertanian: Lanjutan program bedah rumah bagi warga yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta bantuan alat pertanian dan bibit tanaman.
Desa Karali minta untuk Kebutuhan dasar seperti air bersih dan pembenahan akses desa menjadi fokus utama usulan dari warga Desa Karali yaitu Air Bersih termasuk usulan pembuatan sumur bor juga Infrastruktur Desa dan Fasilitas Kesehatan, Pendidikan & Olahraga sarana olahraga berupa lapangan voli yang dicor lengkap dengan net dan bola.
Lanjut Bebie, Untuk Warga Kelurahan Saripoi menyoroti masalah lingkungan, infrastruktur mendesak, serta keamanan jalan raya akibat aktivitas kendaraan bertonase besar Infrastruktur Jembatan & Jalan: Pembangunan Jembatan Duhuan karena terdapat 2 jembatan yang membutuhkan penanganan segera. Selain itu, warga meminta lanjutan pengecoran jalan ke arah Puruk Kolompai serta pembuatan turap dan penataan halaman Balai Basarah, kemudian untuk Keamanan & Fasilitas Jalan Warga meminta dengan tegas kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya agar membatasi dan melarang truk tangki kapasitas 10.000 liter maupun unit kendaraan besar milik perusahaan melewati jalan umum Saripoi. Hal ini dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan, memicu kerusakan aspal, serta dikhawatirkan mempercepat terjadinya longsor di titik jalan yang kondisinya sudah curam dan kritis dan juga termasuk Kebersihan Lingkungan menyiapkan tong sampah untuk setiap RT di Kelurahan Saripoi serta penyediaan unit mobil pengangkut sampah dan untuk Utilitas & Pertanian: Rehab sarana air bersih di wilayah RT 2 dan RT 3, permohonan agar jaringan listrik PLN masuk ke wilayah Dahuan, serta bantuan pengadaan bibit dan pupuk bagi kelompok tani, ucapnya.
Melalui hasil reses perorangan, DPRD akan menghimpun berbagai masukan sebagai bahan evaluasi guna mendorong perbaikan pelaksanaan Program oleh pemerintah daerah. Politisi PDI Perjuangan Murung Raya ini menegaskan bahwa pengawasan DPRD tidak untuk mencampuri teknis pelaksanaan, melainkan memastikan seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Politisi PDIP Murung Raya ini menegaskan seluruh catatan tersebut akan menjadi bahan utama dan prioritas yang akan diperjuangkannya dalam agenda kerja, pembahasan kebijakan, maupun penyusunan anggaran di lingkungan DPRD Murung Raya. “Saya pastikan setiap aspirasi yang bapak, ibu, dan saudara sekalian sampaikan hari ini akan saya bawa, perjuangkan, dan awasi pelaksanaannya. Program pembangunan harus lahir dari kebutuhan masyarakat, bukan sekadar kebijakan di atas kertas,” pungkasnya. (Aseng/Red/BRP)









