Dishut Kalteng Gelar Konsultasi Publik,  Susun Rencana Pengelolaan DAS Kumai yang Akurat dan Berkelanjutan

Baritorayapost.com, Palangka Raya – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Konsultasi Publik dan Pembahasan Laporan Akhir Penyusunan dan Penetapan Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kumai. Acara berlangsung di Ballroom Borneo, Lantai 5 Hotel Alltrue Palangka Raya, Kamis (4/12/2025), dengan tujuan menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Dishut Kalteng, Agustan Saining, dalam laporannya menyatakan bahwa kegiatan ini penting untuk menyempurnakan dokumen perencanaan pengelolaan DAS Kumai agar sesuai dengan kondisi lapangan dan rencana pembangunan daerah. “Kami ingin mendapatkan saran dari seluruh stakeholder sehingga rencana pengelolaan ini akurat dan terintegrasi dengan program pembangunan,” ujarnya..

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Peserta yang hadir meliputi perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota (termasuk Kotawaringin Barat), UPT Kementerian Kehutanan, UPT KPH, organisasi masyarakat, dan mitra pembangunan seperti Komunitas Peduli Sungai. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelangsungan DAS Kumai.

Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung, yang diwakili Sahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konsultasi publik ini. “Melalui kegiatan ini diharapkan tersusun dokumen perencanaan DAS yang terstruktur, terukur, dan akuntabel,” ujarnya, seraya menggarisbawahi pentingnya kolaborasi semua pihak.

Penyusunan dokumen mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pengelolaan DAS. Dokumen ini akan menjadi acuan 15 tahun ke depan dan mendukung indikator Renstra Dinas Kehutanan serta kebijakan pembangunan berkelanjutan di Kalteng. DAS Kumai sendiri menghadapi tantangan penurunan fungsi tangkapan air yang memicu banjir dan dampak sosial-ekonomi.

Selain pemulihan lingkungan, rencana pengelolaan juga menyasar pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta perubahan iklim. “Kami berharap dapat merumuskan kebijakan yang menyentuh aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, sehingga pembangunan Kalteng lebih merata dan berkelanjutan,” tambah Yuas Elko.

Dengan terselenggaranya konsultasi publik ini, Dishut Kalteng optimis bahwa Rencana Pengelolaan DAS Kumai akan menjadi landasan kuat bagi pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan berkeadilan. “Selamat berdiskusi, semoga hasilnya membawa manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan Kalteng,” tutupny

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait