Matangkan Kesiapan TMMD Ke-130, Kasdam XXII/TB Terima Paparan Dansatgas

Baritorayapost.com, Palangka Raya – Menjelang pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026, Kodam XXII/Tambun Bungai terus mematangkan berbagai kesiapan pelaksanaan kegiatan. Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXII/TB, Brigjen TNI Sugiyono, M.Si., menerima paparan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (Renlakgiat) dari para Dansatgas TMMD, bertempat di Ruang Yudha Kodam XXII/TB, Rabu (8/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Irdam XXII/TB Brigjen TNI Tri Wahyu Mutaqin Akbar, S.Sos., Kapoksahli Pangdam XXII/TB Brigjen TNI Budhi Utomo, S.I.P., Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Roy Fakhrul Rozi, S.E., M.I.Pol., Kasrem 102/Panju Panjung Kolonel Inf Victor Andyka Tjokro, S.I.P., para Asisten Kasdam, Kakesdam, Kazidam diwakili Staf dan Kapendam.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Paparan difokuskan pada dua sasaran utama TMMD Ke-130 yang akan dilaksanakan di wilayah Kodim 1009/Tanah Laut dan Kodim 1016/Palangka Raya.

Di wilayah Kodim 1009/Tanah Laut, Dansatgas Letkol Inf Adhi Irawan, S.I.P., M.H.I., memaparkan sejumlah sasaran fisik, meliputi pengerasan jalan sepanjang 1 kilometer, pemasangan siring sepanjang 104 meter, pembangunan satu titik Box Culvert, pembangunan jembatan berukuran 4 x 8 meter, rehabilitasi mushola, pembuatan tempat wudhu, serta pembangunan poskamling. Sasaran tersebut diharapkan dapat membuka akses dan meningkatkan kualitas infrastruktur bagi masyarakat.

Sementara itu, di wilayah Kodim 1016/Palangka Raya, Dansatgas yang diwakili Kasdim Kolonel Arm Khazanatul Israr, S.Pd., M.M. memaparkan sasaran fisik berupa pembangunan drainase sepanjang 3 kilometer dengan lebar 2 meter dan tinggi 1,5 meter, serta pembangunan dua unit jembatan Box Culvert. Sasaran tersebut ditujukan untuk mengatasi persoalan banjir sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Selain sasaran fisik, TMMD juga dilaksanakan melalui berbagai kegiatan non-fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di antaranya penyuluhan bahaya narkoba, wawasan kebangsaan dan bela negara, sosialisasi rekrutmen TNI AD, penyuluhan hukum dan Kamtibmas, penyuluhan bahaya Karhutla, pelayanan kesehatan gratis, serta bazar murah.

Dalam arahannya, Kasdam XXII/TB Brigjen TNI Sugiyono, M.Si., menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi merupakan operasi bakti TNI yang mengedepankan sinergi lintas sektoral.

“TMMD merupakan operasi bakti TNI yang mengedepankan sinergi lintas sektoral dengan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, seluruh komponen bangsa serta masyarakat. Tujuan akhirnya adalah membantu Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kasdam.

Kasdam menambahkan, melalui sasaran fisik, non-fisik dan aspek pertahanan, TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh.

“TMMD harus dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat. Bekerjalah dengan hati, sehingga kehadiran prajurit benar-benar mampu membawa solusi bagi masyarakat,” pungkasnya.

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait