Palangka Raya — Upaya mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Polda Kalteng dan Kodam XXII/Tambun Bungai mengerahkan personel gabungan dalam Tim Pemadam Api “Isen Mulang”.
Pelepasan tim gabungan tersebut berlangsung di Mapolda Kalimantan Tengah, Senin (24/8/2026), sebagai langkah nyata memperkuat kekuatan personel di lapangan sekaligus mempercepat proses pemadaman pada sejumlah titik rawan Karhutla.
Tim Pemadam Api “Isen Mulang” terdiri dari unsur Babinsa Kodim 1016 Palangka Raya, personel Ditsamapta Polda Kalteng, Satbrimob Polda Kalteng, BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
Tim gabungan tersebut diterjunkan menuju sejumlah lokasi prioritas, di antaranya kawasan Jalan Tingang, Yos Sudarso, Danau Rangas, Tjilik Riwut km 13 hingga km 15, Penambahan kekuatan personel difokuskan pada empat titik pemadaman untuk mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.
Tim gabungan dipimpin langsung oleh Pelopor AKBP Mamat Rujimat. Personel dibekali tugas untuk melakukan pemadaman secara terpadu dengan menyesuaikan kondisi medan dan karakteristik lahan yang terbakar.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., mengatakan penggunaan nama “Isen Mulang” memiliki makna khusus yang mencerminkan semangat juang dalam menghadapi Karhutla.
Menurutnya, semangat tersebut diwujudkan melalui prinsip “pantang menyerah dan pantang mundur sebelum api padam.”
“Kenapa dinamakan Tim Pemadam Api Isen Mulang? Karena kita ingin membawa semangat pantang menyerah dan pantang mundur sebelum api padam,” tegasnya.
Ia berharap kekuatan gabungan tersebut mampu mempercepat penuntasan Karhutla, terutama di wilayah yang saat ini menjadi perhatian dan membutuhkan penanganan segera.
“Dengan sinergi ini, kita harapkan api bisa segera dipadamkan, tidak meluas dan penanganan Karhutla dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.
Pelepasan Tim Pemadam Api “Isen Mulang” turut dilakukan oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, serta Pangdam XXII/Tambun Bungai yang diwakili Asisten Logistik (Aslog) Kasdam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Czi Aji Sujiwo, S.H., M.Si.
Gerak Cepat dan Sinergi di Lapangan
Pengerahan tim gabungan ini menjadi bagian dari langkah cepat menghadapi potensi peningkatan Karhutla di tengah kondisi musim kemarau. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam memastikan setiap titik api dapat segera ditangani.
Tidak hanya berfokus pada pemadaman, personel juga dituntut untuk mencegah api menjalar dan memastikan titik-titik rawan dapat dikendalikan sedini mungkin.
Kehadiran Masyarakat Peduli Api (MPA) juga menjadi bagian penting dalam upaya penanganan di tingkat lapangan. Masyarakat yang berada di sekitar wilayah rawan diharapkan turut membantu memberikan informasi cepat apabila menemukan kemunculan titik api.
Dengan semangat Isen Mulang—pantang menyerah dan pantang mundur sebelum api padam, Tim Pemadam Api Isen Mulang diharapkan mampu menjadi kekuatan tambahan dalam menghadapi Karhutla sekaligus memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur di Kalimantan Tengah.
Upaya bersama tersebut menjadi penegasan bahwa penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab satu institusi, melainkan membutuhkan gerak cepat, koordinasi dan keterlibatan seluruh elemen untuk menjaga hutan, lahan dan masyarakat Kalteng dari ancaman kebakaran.









