345 Guru SD-SMP HST Ikuti Tes Cambridge, Awali Pengimbasan Sekolah Berbahasa Inggris

baritorayapost.com, BARABAI – Sebanyak 345 guru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, mengikuti Cambridge English Placement Test (CEPT) sebagai tahapan awal Program Pengimbasan Batch 2 Sekolah Berbahasa Inggris (SBI) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Hotel Darul Istiqamah Barabai, Senin.(20/7).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Muhammad Anhar mengatakan, pelaksanaan CEPT bertujuan memetakan kemampuan awal bahasa Inggris para guru sebagai dasar penyusunan program peningkatan kompetensi yang lebih terarah.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

“Melalui Cambridge English Placement Test, kami dapat mengetahui kemampuan bahasa Inggris guru berdasarkan standar internasional. Hasilnya akan menjadi dasar penyusunan pelatihan lanjutan agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta,” kata Anhar.

Ia menjelaskan, Program Sekolah Berbahasa Inggris telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah sejak 2022 sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat kompetensi tenaga pendidik.

Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, lanjut Anhar, program tersebut memasuki tahap Pengimbasan Batch 2 dengan memperluas cakupan ke lebih banyak sekolah jenjang SD dan SMP di wilayah HST.

Menurut dia, penggunaan Cambridge English Placement Test dipilih karena merupakan instrumen yang diakui secara internasional untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris.

“Hasil tes ini akan menjadi acuan dalam menyusun pelatihan lanjutan, termasuk Teaching Knowledge Test (TKT) dan Cambridge English Language Teacher (CELT), sehingga peningkatan kompetensi guru dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sebanyak 345 guru mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 245 guru SD dan 100 guru SMP. Untuk menjaga efektivitas pelaksanaan, tes dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang.

Anhar menegaskan, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Ia meyakini, guru yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik akan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas serta mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global.

“Harapan kami, semakin banyak sekolah di Hulu Sungai Tengah yang mampu mengembangkan pembelajaran berbahasa Inggris secara bertahap. Manfaatnya tidak hanya dirasakan guru, tetapi juga siswa yang memperoleh kesempatan belajar dengan kualitas yang semakin baik,” kata Anhar.

Program Pengimbasan Sekolah Berbahasa Inggris tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam meningkatkan daya saing pendidikan daerah melalui penguatan kompetensi guru sesuai standar internasional.(mask95).

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait