baritorayapost.com, HULU SUNGAI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengusulkan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp1,95 triliun.
Rancangan tersebut disampaikan Bupati HST Samsul Rizal dalam rapat paripurna DPRD HST di Gedung DPRD HST, Jumat (11/9/2026).
Dalam rancangan APBD 2027 itu, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1,46 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp1,95 triliun. Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp490,62 miliar.
Bupati Samsul Rizal mengatakan penyusunan rancangan APBD 2027 diarahkan untuk mendukung pencapaian target pembangunan daerah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
“APBD merupakan instrumen utama pemerintah daerah dalam melaksanakan pelayanan, pembangunan, pemberdayaan, dan perlindungan masyarakat,” kata Samsul.
Menurut dia, sejumlah sektor menjadi perhatian dalam kebijakan anggaran 2027, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengurangan kemiskinan, serta perbaikan tata kelola pemerintahan.
Dari sisi pendapatan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) HST ditargetkan mencapai Rp259,14 miliar. Sementara pendapatan transfer diproyeksikan sebesar Rp1,19 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp14,50 miliar.
Pada sisi belanja, alokasi terbesar diarahkan untuk belanja operasi sebesar Rp1,52 triliun. Kemudian belanja modal sebesar Rp225,63 miliar, belanja tidak terduga Rp10 miliar, serta belanja transfer Rp196,97 miliar.
Bupati menjelaskan, komposisi belanja tersebut diarahkan untuk memastikan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, anggaran juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta mendukung berbagai program pembangunan yang menjadi prioritas daerah.
Untuk menutup defisit sebesar Rp490,62 miliar, pemerintah daerah merencanakan pembiayaan netto dengan nilai yang sama.
Penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp500,62 miliar yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya.
Sementara pengeluaran pembiayaan sebesar Rp10 miliar dialokasikan untuk penyertaan modal daerah.
Samsul berharap proses pembahasan rancangan APBD 2027 bersama DPRD HST dapat berlangsung secara konstruktif dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Kami terbuka terhadap saran dan masukan dari DPRD demi terwujudnya APBD yang berkualitas, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya.
Rancangan APBD tersebut selanjutnya akan dibahas bersama DPRD HST untuk mendapatkan penyempurnaan sebelum ditetapkan menjadi APBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun Anggaran 2027.(mask95).









