Bupati HST Bekali Kepala Desa Kepemimpinan Strategis dan Pemahaman Regulasi

baritorayapost.com, BANJARMASIN – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal membekali para kepala desa dan perangkat desa dengan strategi kepemimpinan serta pemahaman regulasi guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Pembekalan tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Arah Baru Desa: Memimpin dengan Strategi, Mengeksekusi dengan Regulasi” di Hotel Harper Banjarmasin, Sabtu (1/8/2026).

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Samsul Rizal mengatakan desa merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Karena itu, aparatur desa harus memiliki kemampuan memimpin yang adaptif sekaligus memahami regulasi agar setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar hukum yang kuat.

“Keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah desa dalam memberikan pelayanan, mengelola pembangunan, memberdayakan masyarakat, serta menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Samsul Rizal.

Menurut dia, kompleksitas persoalan di tingkat desa menuntut kepala desa beserta perangkatnya mampu menyusun strategi pembangunan yang tepat tanpa mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menegaskan seluruh program dan kebijakan desa harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Samsul Rizal juga mengapresiasi Lembaga Pusat Studi Ekonomi dan Pembangunan (PUSEKBANG) yang menginisiasi pelaksanaan bimbingan teknis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur desa.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berkomitmen mendorong terwujudnya pemerintahan desa yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari visi membangun HST yang religius, sejahtera, dan bermartabat.

Bupati berharap seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperdalam wawasan, berdiskusi dengan narasumber, serta berbagi pengalaman antardesa agar ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam tugas sehari-hari.

“Jangan jadikan bimtek ini sekadar kegiatan seremonial. Terapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan mempercepat pembangunan di desa masing-masing,” katanya.

Bimbingan teknis tersebut diikuti kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan materi meliputi kepemimpinan strategis, tata kelola pemerintahan desa, serta implementasi regulasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Melalui kegiatan ini diharapkan kapasitas aparatur desa semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif, profesional, dan akuntabel kepada masyarakat.(mask95).

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait