Baritorayapost.com, Palangka Raya – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) XIII di Aula Jayang Tingang Lantai 1 Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (14/2/2026) siang. Agenda lima tahunan ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan NU di Bumi Tambun Bungai.
Konferwil tersebut dihadiri Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, unsur Forkopimda, Rais Syuriah PWNU Kalteng KH Chairuddin Halim, para Rais Syuriah dari 14 kabupaten/kota, serta tamu undangan lainnya.
Gubernur Agustiar Sabran saat membuka Konferwil menegaskan bahwa NU sebagai organisasi keagamaan besar memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kontribusi NU di bidang keagamaan, sosial, dan kebangsaan sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan yang terus berkembang.
“Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan NU, serta organisasi keagamaan dan kemasyarakatan lainnya, harus terus diperkuat agar pembangunan di Kalimantan Tengah berjalan seimbang dan berkelanjutan,” ujar Agustiar.
Ia juga berharap Konferwil yang diikuti 116 peserta dari 14 PCNU kabupaten/kota, serta perwakilan lembaga dan badan otonom NU ini, dapat melahirkan kepemimpinan dengan program-program strategis yang mampu mengawal dan mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, KH Chairuddin Halim menyampaikan bahwa NU memiliki dua kekuatan utama, yakni kekuatan keagamaan dan kebangsaan. Keduanya menjadi ruh NU yang tercermin dalam sikap moderat, cara berpikir, bertindak, serta perilaku sosial warga NU dalam kehidupan sehari-hari.
“Spirit NU adalah menjaga keseimbangan antara nilai keagamaan dan kebangsaan, serta membumikan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin dalam praktik kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.








