Baritorayapos.com, Palangka Raya — Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (iPEMI) Kota Palangka Raya berkolaborasi dengan BUNDA EMPATI Borneo Kota Palangka Raya dan PERWOSI menggelar peringatan Hari Ibu ke-98 dengan tema “Peran Ibu dalam Membangun Karakter dan Ketahanan Keluarga”, serta subtema “Ibu Tangguh, Anak Terlindungi, Indonesia Berkualitas”.
Kegiatan yang berlangsung di Dapur Arash jalan G.Obos Induk Palangka Raya dan dihadiri sekitar 80 peserta dari berbagai kalangan. Selain rangkaian acara utama, panitia juga memberikan tali asih sebagai bentuk apresiasi kepada para bunda-bunda tangguh yang dinilai memiliki peran besar dalam keluarga dan masyarakat.
Ketua iPEMI Kota Palangka Raya, Norhaini Barlen, dalam sambutannya menegaskan bahwa peran ibu tidak hanya sebatas sebagai pengasuh, melainkan memiliki kontribusi strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
“Peran ibu tidak hanya sebatas pengasuh, tetapi juga membentuk karakter generasi penerus bangsa. Dalam keluarga, ibu memiliki peran strategis dalam menciptakan ketahanan keluarga. Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut aspek mental, moral, dan sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat dan bangsa yang kuat.
“Ketika keluarga kuat, maka masyarakat akan kokoh dan bangsa pun akan menjadi tangguh. Oleh karena itu, peringatan Hari Ibu bukan sekadar ungkapan terima kasih, tetapi juga momentum untuk menguatkan peran dan kapasitas ibu agar mampu berkontribusi secara optimal dalam membangun keluarga dan masyarakat,” imbuhnya.
Norhaini juga menekankan bahwa ketangguhan seorang ibu memiliki dampak langsung terhadap masa depan anak-anak dan kualitas bangsa.
“Ketangguhan seorang ibu memiliki dampak langsung terhadap masa depan anak-anak dan kualitas bangsa. Ibu yang tangguh adalah ibu yang mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan ketabahan, kebijaksanaan, dan kasih sayang, sekaligus menjadi pelindung utama bagi tumbuh kembang anak,” pungkasnya.
Peringatan Hari Ibu ke-98 ini diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus penguat peran perempuan, khususnya para ibu, dalam membangun keluarga yang berkarakter, berdaya tahan, dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia yang berkualitas.










