Bupati HST Audiensi Dengan ULM, Dorong Penambahan Kuota Mahasiswa PSDKU di Barabai

Baritorayapost.com,BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), bertempat di Gedung Wasaka 3 Lantai 3 Rektorat ULM Banjarmasin pada Rabu (3/6).

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di bidang pendidikan tinggi, khususnya terkait pengembangan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) ULM yang beroperasi di HST.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Dalam pertemuan itu, Bupati Samsul Rizal menyampaikan apresiasi atas terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 584/B/O/2026 tertanggal 25 Mei 2026.

Keputusan itu memastikan pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 untuk tiga program studi sarjana di HST, yakni Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJOK), Agribisnis serta Ekonomi Pembangunan.

Menurut Bupati, kehadiran program studi tersebut menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di HST.

Pemerintah daerah pun telah melakukan pemetaan minat siswa kelas XII guna memastikan arah pengembangan pendidikan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hasil pemetaan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Dari 701 responden yang disurvei, sebanyak 313 siswa atau 44,65 persen menyatakan berkomitmen melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Sebagian besar calon mahasiswa tersebut memilih kampus yang berada di HST sebagai prioritas utama. Faktor efisiensi biaya hidup dan transportasi, serta keinginan untuk tetap dekat dengan keluarga menjadi alasan utama mereka,” ujar Samsul Rizal.

Data yang dihimpun Pemkab HST menunjukkan bahwa PSDKU ULM bersama Universitas Terbuka mampu menampung hampir 75 persen minat pendidikan tinggi para siswa di daerah itu.

Dari berbagai pilihan program studi yang tersedia, Program Studi PJOK menjadi yang paling diminati dengan persentase mencapai 35,60 persen.

Tingginya minat tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan tenaga pendidik olahraga yang masih cukup besar, baik di Kabupaten HST maupun sejumlah daerah sekitarnya.

Berdasarkan kondisi itu, Bupati HST berharap pihak ULM dapat mempertimbangkan penambahan kuota mahasiswa baru untuk Program Studi PJOK, minimal menjadi dua kelas pada tahun akademik mendatang.

“Kami berharap tingginya minat masyarakat terhadap Program Studi PJOK dapat diakomodasi dengan penambahan kuota penerimaan mahasiswa baru, sehingga kebutuhan tenaga guru olahraga di daerah dapat terpenuhi secara bertahap,” katanya.

Audiensi itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemkab dan ULM dalam upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di Banua.(mask95).

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait