Rumah Kreatif Umi Konsisten Lahirkan Generasi Pelestari Budaya Kalimantan Tengah

baritorayapost.com, PALANGKA RAYA – Grand Final Pemilihan Putra Putri Budaya Kalimantan Tengah 2026 berlangsung meriah di Gedung Olah Seni Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan yang menjadi puncak rangkaian seleksi untuk mencari generasi muda terbaik yang memiliki pengetahuan, kepedulian, serta komitmen melestarikan budaya Kalimantan Tengah tersebut secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Adi Soeseno, S.Hut., M.Si.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Dalam sambutannya, Adi Soeseno menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang Putra Putri Budaya merupakan langkah positif dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah yang menjadi identitas Kalimantan Tengah.

Ia mengatakan Provinsi Kalimantan Tengah memiliki kekayaan budaya yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota dengan karakteristik masing-masing. Karena itu, generasi muda sebagai pewaris masa depan daerah harus memahami, mencintai, dan memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga serta melestarikan warisan budaya tersebut.

Melalui ajang ini, para Putra Putri Budaya diharapkan mampu memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga internasional.

Adi Soeseno juga memberikan apresiasi kepada Rumah Kreatif Umi yang dinilai telah memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam memajukan kebudayaan. Menurutnya, pengenalan budaya harus dimulai sejak usia dini agar budaya sebagai identitas daerah tidak hanya dipahami oleh generasi tua, tetapi terus diwariskan kepada generasi penerus.

Regional Director Putra Putri Budaya Kalimantan Tengah sekaligus Owner Rumah Kreatif Umi, Umi Yenny Sunarti, menjelaskan bahwa seluruh finalis telah melalui tahapan seleksi yang cukup panjang, mulai dari seleksi administrasi, unjuk bakat, wawancara, pembekalan, penampilan budaya, presentasi, hingga penilaian akhir oleh dewan juri.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, M. Angga dinobatkan sebagai Winner Putra Budaya Kalimantan Tengah 2026. Posisi Runner Up I diraih Brilliano Rossy Nusantara Erfandhi, sedangkan Runner Up II diraih Muhammad Nazar. Sementara pada kategori putri, Putri Paswicia Bangas berhasil meraih gelar Winner Putri Budaya Kalimantan Tengah 2026, didampingi Lovely Amalia Putri Larongge sebagai Runner Up I, dan Melisa Pebrianti sebagai Runner Up II.

Umi Yenny Sunarti berharap para pemenang tidak hanya bangga mengenakan selempang dan mahkota, tetapi mampu menjalankan amanah sebagai duta budaya yang aktif mengedukasi masyarakat, mempromosikan seni dan budaya daerah, serta menjadi teladan bagi generasi muda. Menurutnya, gelar yang diraih merupakan awal dari sebuah tanggung jawab besar untuk terus belajar, berkarya, dan mengharumkan nama Kalimantan Tengah.

“Kami ingin melahirkan generasi yang bukan hanya tampil percaya diri di atas panggung, tetapi juga memiliki karakter, wawasan budaya, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah. Rumah Kreatif Umi akan terus mendampingi para finalis agar mampu menjadi duta budaya yang membanggakan Kalimantan Tengah di berbagai ajang,” ujar Umi Yenny Sunarti.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berproses dengan sungguh-sungguh, para orang tua yang terus memberikan dukungan, para dewan juri, pemerintah daerah, sponsor, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Grand Final Putra Putri Budaya Kalimantan Tengah 2026.

Adapun dewan juri pada ajang tersebut berjumlah tujuh orang, yakni Umi Yenny Sunarti selaku Regional Director Putra Putri Budaya Kalimantan Tengah, Aipda Miko Toro (Content Creator Polda Kalteng), Siapin Idrus (Master of Ceremony Profesional), Princessa Lelindra (Putri Budaya Kalimantan Tengah 2023 dan Putri Budaya Indonesia 2023), M. Aher, S.Sos. (Putra Kebudayaan Kalimantan Tengah 2018 dan Putra Nusantara Indonesia 2019), Wildae D. Binti, S.M., M.Si., serta Hj. Adiah Chandra Sari, S.H., M.H., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah.

Rangkaian Grand Final dipandu oleh Master of Ceremony Alvin dan Cia yang berhasil membawakan jalannya acara secara komunikatif, elegan, dan penuh semangat. Keduanya mampu menghidupkan suasana sejak pembukaan hingga momen penobatan para pemenang, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah, khidmat, dan berkesan bagi para finalis maupun tamu undangan.

Melalui penyelenggaraan Grand Final Putra Putri Budaya Kalimantan Tengah 2026, diharapkan lahir generasi muda yang mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga, melestarikan, serta mempromosikan kekayaan budaya Kalimantan Tengah sebagai identitas daerah di tengah perkembangan zaman. (Lsy/BRP)

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait