“Selain itu, SEHATI menjadi langkah maju kita menuju e-government di bidang ketenagakerjaan. Sistem ini membantu mendeteksi indikasi masalah ketenagakerjaan secara real-time, sehingga dapat dilakukan intervensi dan mediasi dini sebelum terjadi eskalasi,” tambahnya.
Albert juga menegaskan bahwa Disnakertransperin akan terus mendorong peningkatan kepesertaan BPJS serta bersikap tegas terhadap perusahaan yang belum patuh terhadap kewajiban jaminan sosial ketenagakerjaan.
Peserta kegiatan terdiri atas perwakilan manajemen perusahaan, serikat pekerja, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Narasumber berasal dari Disnakertransperin Bartim, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, BPJS Kesehatan Cabang Tamiang Layang, Dinas Kesehatan, dan RSUD Tamiang Layang. Kolaborasi untuk Barito Timur yang Kondusif dan Sejahtera.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta diharapkan mampu memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial dan penggunaan platform SEHATI untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis dan produktif.
“Mari kita wujudkan Barito Timur yang kondusif bagi investasi dan sejahtera bagi pekerja, sesuai semangat Gumi Jari Janang Kalalawah — tanah yang memberi rezeki dan kebahagiaan,” tutup Albert. (BRP)










