DKPP HST Dorong Konsumsi Ikan Melalui Kolaborasi Lintas Sektor dan Inovasi Produk

baritorayapost.com, BARABAI – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Rapat Kerja Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN), Rabu (13/5/2026) bertempat Wisata Manggasang

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam mengampanyekan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat di Bumi Murakata.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Ketua TP PKK Kabupaten HST, Ny. Deni Era Samsul Rizal, menekankan pentingnya peran FORIKAN sebagai motor penggerak untuk memasyarakatkan makan ikan di tengah masyarakat. Menurutnya, ikan merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan untuk mencegah stunting serta menjaga kesehatan ibu hamil.

Beliau mendorong adanya inovasi melalui kreativitas olahan ikan agar anak-anak dan kaum ibu lebih gemar mengonsumsi ikan lokal yang melimpah di daerah tersebut.

​”Mari kita jadikan program-program ini bukan sekadar seremonial, tapi gerakan nyata hingga ke tingkat dasawisma demi mewujudkan masyarakat Hulu Sungai Tengah yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera,” harapnya

Dalam kesempatan yang sama Kepala DKPP HST, Muhammad Afni Hidayat, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten hingga tingkat desa menjadi kunci keberhasilan kampanye ini. Hal ini dikarenakan PKK memiliki jaringan luas yang mampu menjangkau garda terdepan pelayanan masyarakat, seperti Posyandu. Selain PKK, berbagai perangkat daerah seperti Bappelitbangda, Dinas Komunikasi, Informatika, Stastitik dan Persandian, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pendidikan juga dilibatkan untuk mendukung program ini secara komprehensif.

​”Kami melihat kolaborasi ini mempunyai arti penting karena PKK mempunyai jaringan sampai dengan tingkat terkecil, bahkan sampai level Posyandu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Afni juga memaparkan keunggulan protein ikan yang sangat tinggi dibandingkan sumber protein hewani lainnya, bahkan hanya kalah dari udang menurut penelitian Universitas Indonesia tahun 2022. Sebagai langkah inovasi menyongsong Indonesia Emas 2045, DKPP HST sedang menjajaki penyediaan ikan dalam bentuk daging fillet agar lebih mudah diintegrasikan ke dalam menu makanan bergizi.

​”Harapan kami nantinya dari TP PKK Kabupaten sampai tingkat desa akan secara aktif bersama-sama mengampanyekan gerakan makan ikan tersebut,” harapnya.

Pemerintah daerah mengakui tantangan dalam penyediaan stok ikan yang stabil dan fasilitas cold storage (penyimpanan dingin) masih menjadi perhatian utama. Namun, dengan pelatihan keterampilan kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar), diharapkan kemandirian pangan dan peningkatan angka konsumsi ikan di HST dapat tercapai secara konsisten.

​”Tentu pelaksanaan kegiatan-kegiatan kita itu setiap tahunnya diukur, apakah sudah efektif untuk meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ucapnya menutup penjelasan.(mask95).

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait