“Masih jelas dalam ingatan kita rentetan kejadian bencana alam yang banyak menyebabkan terjadinya korban jiwa, seperti, banjir, gempa bumi, tanah longsor dan kebakaran hutan dan lahan. Bencana alam yang terjadi baik yang disebabkan oleh faktor alam maupun non alam telah menimbulkan penderitaan masyarakat yang begitu dalam di beberapa daerah.
“Bencana alam juga telah mengakibatkan kerusakan lingkungan dan infra struktur seperti jalan, jembatan, bangunan sekolah dan perumahan penduduk serta yang lebih memprihatinkan bencana alam juga banyak menelan korban jiwa manusia. Kejadian-kejadian tersebut semua mengingatkan kepada kita untuk selalu waspada bahwa bencana alam tidak mengenal siapa dan dimana terjadinya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya mengingatkan pada kita semua untuk mewaspadai serta mengantisipasi bencana alam tersebut secara dini dengan melaksanakan latihan dalam menghadapi terjadinya bencana yang mungkin akan melanda wilayah kita.
“Kita mengetahui bencana alam dapat timbul dimana saja secara mendadak, hal itu tentunya menuntut kita untuk lebih siap siaga dalam upaya penanggulangan bencana alam. Para prajurit harus senantiasa meningkatkan kemampuan dan menyiapkan diri menghadapi tugas tanggap segera dalam mengatasi setiap bencana alam yang terjadi di wilayah ini. Upaya penanggulangan bencana alam di wilayah jajaran Korem 102/Pjg ini harus dilakukan secara terpadu, terkoordinasi dan terencana, baik dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD, Manggala Agni, masyarakat lainnya, sehingga Pemadam Kebakaran, Tagana, Dinas Kehutanan, Dinas Kesehatan dan Badan Lingkungan Hidup dan elemen terbangun kesamaan langkah dalam penanganan dan penanggulangan bencana alam, seperti kebakaran hutan dan lahan, evakuasi korban ataupun bantuan kemanusiaan lainnya.
“Latihan Penanggulangan Bencana Alam yang dilaksanakan mulai hari ini tanggal 6 hingga 10 Juni mendatang, merupakan salah satu metode untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan dan kewaspadaan serta kesiapan prajurit maupun satuan dalam mengantisipasi bahaya bencana alam.








