PT PLN Nusantara Power UP PLTU Pulpis kenalkan Produksi UMKM Binaannya di Handep Hapakat Fair

PULANG PISAU, – Keikutsertaan PT PLN Nusantara Power UP (PLTU) Pulang Pisau dalam kegiatan Handep Hapakat Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau menjadi wadah dan sarana promosi untuk memperkenalkan produk UMKM binaannya dari program Corporate Social Responsibility (CSR), salah satunya dari Kelompok Tani Wanita (KWT) Desa Mintin.

Manager PT PLN Nusantara Power UP (PLTU) Pulang Pisau, Warhamna menegaskan bahwa dalam produk yang dipasarkan dalam kegiatan Handep Hapakat Fair 2026 ini merupakan hasil karya KWT Desa Mintin yang merupakan binaan program CSR, yakni produk mulai dari olahan pangan, kerajinan tangan hingga pertanian hidroponik.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Dimana, KWT Desa Mintin yang beranggotakan 20 orang tersebut telah menghasilkan beragam produk olahan pangan, seperti keripik kelakai, stik ubi ungu dan emping jagung. Warhamna menjelaskan perusahaan juga membina KWT hidroponik yang beranggotakan 15 orang sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

“Selain itu kami juga membina siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menghasilkan berbagai produk kerajinan anyaman berbahan rotan berupa tas, dompet dan topi,” kata Warhamna

Lebih lanjut disampai, bahwa kelompok binaan di bidang hidroponik menghasilkan beberapa jenis sayuran segar yang masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Produk tersebut, terangnya, berpeluang dipasarkan ke supermarket apabila dikemas dengan baik dan memenuhi standar pemasaran.

“Sayuran hidroponik dari hasil karya kelompok binaan terus didorong agar memiliki nilai tambah dan daya saing,” ucapnya

Untuk kemasan produk binaan saat ini tegas Warhamna, sudah mengikuti tren dan terlihat lebih kekinian. Upaya tersebut masih perlu diperkuat untuk memperluas strategi pemasaran agar produk-produk tersebut dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kami membuat kemasan yang menarik agar konsumen tertarik mencoba, jika kualitas dan rasanya enak pasti konsumen kembali membeli produk tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan perusahaan terus memberikan pendampingan kepada seluruh KWT binaan program CSR hingga mampu berkembang secara mandiri. Warhamna mengatakan perusahaan selanjutnya melepas KWT jika dirasa mampu untuk menjalankan usahanya tanpa bergantung pada pendampingan dari perusahaan.

” Tentunya kita berharap produk-produk yang dihasilkan ini dapat semakin dikenal luas dan mampu bersaing dipasaran sehingga berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat, ” pungkasnya. (BRP)

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait