PALANGKA RAYA – asal Daerah Pemilihan Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas ini mengatakan dalam Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati pada tanggal 2 Mei 2026. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh menilai bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter yang berakar pada budaya dan kearifan lokal. Jumat (08/5/2026)
Srikandi Komisi III DPRD Kalteng ini menegaskan bahwa tantangan pendidikan di Kalimantan Tengah masih cukup kompleks, terutama terkait akses dan pemerataan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedalaman.
Ia menyebut, kondisi geografis yang luas dan infrastruktur yang belum merata menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitas layanan pendidikan di sejumlah wilayah. Dalam momentum Hardiknas 2026 ini, ia berharap adanya komitmen bersama untuk terus memperbaiki kualitas pendidikan, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah.
Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar dalam mengembangkan pendidikan berbasis kearifan lokal yang mampu melahirkan generasi unggul dan berkarakter. “Ini saatnya kita memperkuat pendidikan yang berakar pada budaya lokal, namun tetap terbuka terhadap perkembangan zaman. Dengan begitu, kita bisa menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas,” pungkasnya.
Refleksi Hardiknas 2026 ini menjadi pengingat bahwa pendidikan di Kalimantan Tengah harus terus bergerak maju, tanpa kehilangan jati diri sebagai Bumi Pancasila dan Bumi Tambun Bungai. (Red)










