Baritorayapost.com,BARABAI – Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus berupaya meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Ketahanan Ekonomi Keluarga yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kabupaten HST di Pendopo Bupati Hulu Sungai Tengah, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan pemasaran digital bagi kader PKK agar mampu membantu masyarakat, khususnya pelaku usaha rumahan, memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pemasaran produk.
Peserta yang terdiri dari kader PKK seluruh kecamatan di Kabupaten HST mendapatkan pembekalan mengenai strategi promosi melalui media sosial, aplikasi perpesanan, hingga berbagai platform penjualan daring yang saat ini mudah diakses dan digunakan oleh masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten HST, Ny. Deni Era Samsul Rizal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa banyak keluarga di Kabupaten HST memiliki potensi usaha berbasis rumah tangga, mulai dari produk makanan, kerajinan tangan hingga berbagai hasil olahan lainnya. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai pemasaran masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pelaku usaha kecil.
Menurutnya, keterampilan pemasaran digital menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan daya saing produk sekaligus memperluas peluang pasar.
“Ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari bimbingan teknis ini tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat disebarluaskan kepada anggota kelompok PKK lainnya, sehingga semakin banyak keluarga yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pendapatan,” ujarnya.
Ny. Deni juga menegaskan bahwa kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungan masing-masing. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius serta aktif berbagi pengalaman dan berdiskusi.
“Semoga bimbingan teknis ini mampu mendorong lahirnya pelaku usaha rumah tangga yang semakin kreatif, produktif, dan berdaya saing,” harapnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang kader PKK yang mengikuti bimtek, Sa’diah, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam mengembangkan usaha.
“Selama ini kami hanya menjual produk di sekitar lingkungan saja. Dengan adanya bimbingan ini, kami jadi tahu cara memasarkan lewat handphone sehingga produk kami bisa dikenal lebih banyak orang,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah berharap para kader dapat menjadi sumber informasi sekaligus pendamping bagi ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha.
Dengan demikian, upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(mask95).










