Novita Kukilowati mengungkapkan, permasalahan utama Covid-19 harus segera diatasi, yakni dengan memutus mata rantai penularan dan meminimalisir kontak antar individu, mencegah trasmisi antar daerah serta lokal dengan karantina atau isolasi baik terhadap suspect maupun yang terkontaminasi.
“Kondisi saat ini terlihat melandai, namun jangan lengah dan kondisi itu pernah terjadi sebelumnya. Sehingga kita harus waspada, karena itu Jogo Tonggo harus tetap diaktifkan terus, dengan menambah pengetahuan dan pelatihan bagi para Satgas Covid-19, edukator dan enumator masyarakat yang ada di setiap desa/kelurahan,” jelasnya, Kamis (30/9/2021).
Novita berharap, dengan turunnya kasus positif serta kematian Covid-19 dan meningkatnya angka keikutsertaan masyarakat dalam vaksinasi Covid-19, dapat menjadikan kondisi Cilacap lebih baik. Yakni kembali pada PPKM level 2 dan segera terbebas dari pandemi.
Terpisah, Kepala Seksi Promkes Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Sri Mulyati mengatakan, pembekalan bagi edukator pendamping dan enumerator masyarakat diikuti 30 peserta dari tiga kelurahan di kota Cilacap.
Pembekalan itu dilaksanakan dalam rangka mengimplementasikan kegiatan Intensifikasi Edukasi Pemberdayaan Jogo Tonggo dalam pencegahan dan penanganan Covid-19.










