Pangdam dalam sambutannya menegaskan untuk merapatkan barisan dan mewujudkan harmoni diseluruh wilayah Papua Barat. Banyak persoalan bangsa di lingkup nasional dan di daerah yang memerlukan partisipasi semua pihak.
“Kita disini diibaratkan seperti musik dan jika kompak semua alat instrumen akan mengeluarkan suara senandung yang merdu begitu juga jika semua kompak akan menjadi suatu wujud yang luar biasa,” tegasnya.
Pangdam juga mengingatkan Papua adalah warisan leluhur dan para nenek moyang yang diraih dengan perjuangan. Jika semua pihak bersatu dalam satu visi dan tujuan, maka semua tantangan itu dapat diatasi, Sinergi semua pihak menjadi kunci kekuatan dalam menghadapi tantangan.
Disamping silaturahmi hari ini, kegiatan ini juga untuk merawat, memelihara dan meningkatkan hubungan antara seluruh elemen dan sebagai bangsa yang beragam harus membangun harmonisasi.
“Harmonisasi Papua Barat ini mengandung maksud kita bersama dalam perbedaan, adat, suku, ras, agama dan golongan yang berbeda bukan berarti musuh dan kita beragam dan bukan berarti kita harus seragam yang terpenting adalah berbeda namun bersama-sama membangun Tanah Papua Barat membangun Indonesia”.













