Harga Pertalite dan Pertamax Eceran Melambung Tinggi, Operasi Gabungan Penertiban BBM Harus Segera Dilakukan

Anggota DPRD Murung Raya Bebie S Sos SH SP MM M AP

PURUK CAHU – Kondisi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax ditingkat pengecer khususnya di kawasan Kota Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya (Mura) melambung tinggi hingga saat ini. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun hingga Rabu (26/11) harga eceran BBM jenis Pertalite telah mencapai 25 ribu rupiah per liter, dan Pertamax eceran di harga 28 ribu rupiah per liternya.

Bacaan Lainnya

Sedangkan utuk pasokan BBM yang di suplai oleh pihak PERTAMINA pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) pada wilayah Kalimantan Selatan dan KAlimantan Tengah informasinya hingga berita ini diterbitkan mengalami keterbatasan suplai di beberapa wilayah.

Menanggapi kondisi tersebut, kalangan DPRD Murung Raya mendorong pemerintah daerah (Pemda) setempat agar segera mengambil langkah tegas. Mengingat tingginya harga BBM tingkat pengecer ini bakal berdampak luas terhadap kondisi perekonomian masyarakat.

“Operasi gabungan penertiban BBM eceran harus cepat dilakukan, untuk mengantisipasi semakin meluasnya dampak dari kenaikan harga BBM pada tingkat pedagang eceran seperti yang terjadi sepekan ini,” kata Anggota sekaligus Ketua Komisi II DPRD Murung Raya Bebie S Sos SH SP MM M AP saat dikonfirmasi awak media.

Menurutnya lagi, dilakukannya penertiban tersebut bakal mempersempit ruang dan upaya dari oknum spekulan – spekulan tidak bertanggung jawab yang ingin mengambil keuntungan dari kondisi saat ini dengan melakukan upaya penimbunan BBM.

“Koordinasi lintas sektor harus segera dilakukan, untuk mengatisipasi tindakan – tindakan yang bakal merugikan masyarakat. Informasi yang saya terima bahwa kemaren itu suplai BBM ke SPBU ada namun terlambat datang dan jenis BBM yang datang hanya Pertamax, sehingga mengakibatkan antrean mengular di SPBU Jl Jenderal Sudirman Kota Puruk Cahu,” tutupnya. (adr/red)

“Header

Pos terkait