Sementara di sektor kesejahteraan, program tenaga kerja terlatih menjangkau ratusan peserta, program beasiswa melebihi target, serta program bedah rumah terealisasi sesuai rencana. Upaya penurunan stunting juga menunjukkan hasil signifikan dengan capaian di atas target.
Bupati juga memaparkan sejumlah prestasi yang diraih Kabupaten Barito Timur sepanjang 2025, di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, penghargaan penurunan kemiskinan tertinggi di Kalimantan Tengah, serta peningkatan akreditasi Puskesmas Tamiang Layang menjadi paripurna.
Dari sisi keuangan, realisasi pendapatan daerah mencapai lebih dari Rp1,349 triliun atau 103 persen dari target, sementara belanja daerah terserap sebesar 91,48 persen dari total anggaran. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tercatat sebesar Rp163,93 miliar.
Di akhir penyampaiannya, Bupati M. Yamin menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan dan penyusunan LKPJ masih terdapat kekurangan.
“Kami menyadari masih terdapat kekurangan, baik dalam substansi maupun redaksional laporan. Untuk itu kami mohon maaf dan akan terus melakukan perbaikan ke depan,” pungkasnya (BRP)









