Bupati HST Samsul Rizal Hadiri Khataman, Tekankan Penguatan Nilai Qur’ani Generasi Muda

Baritorayapost.com,BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal menghadiri kegiatan Khataman Al-Qur’an Binnazhar santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Mazra’atul Akhirat yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan RT 09 RW 05 Desa Benawa Tengah, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (28/3).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh para santri, orang tua, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. Khataman Al-Qur’an ini menjadi momen penting sebagai wujud keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Dalam sambutannya, Bupati HST Samsul Rizal menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang telah melaksanakan khataman Al-Qur’an.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, saya mengucapkan selamat kepada para santri yang hari ini melaksanakan khataman. Semoga ini menjadi pengalaman berharga yang mendorong anak-anak kita untuk lebih mendalami Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan khataman tersebut, nilai-nilai Qur’ani dapat tertanam kuat dalam diri para santri dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, para santri merupakan aset berharga daerah yang akan melanjutkan pembangunan di masa mendatang.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Piagam Ukhuwwah Darussalam sebagai bentuk penghargaan sekaligus simbol penguatan tali persaudaraan dan komitmen bersama dalam membangun pendidikan Al-Qur’an yang lebih baik.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak-anak untuk terus belajar dan mencintai Al-Qur’an.

Selain itu, diperlukan sinergi berbagai pihak agar budaya membaca Al-Qur’an dapat terus tumbuh di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Ia juga mengapresiasi para pengajar di PPTQ Mazra’atul Akhirat yang telah berupaya menanamkan pendidikan Al-Qur’an sejak dini kepada para santri.

“Saya berharap kegiatan khataman ini tidak menjadi akhir dari proses belajar, tetapi justru menjadi awal untuk lebih memahami isi kandungan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, baik dalam hubungan dengan Allah maupun sesama manusia,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum dalam membentuk generasi islami yang berakhlak mulia serta mampu menghadapi tantangan kehidupan di era modernisasi.(mask95).

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait