baritorayapost.com, PULANG PISAU – Dalam dua hari terakhir ini, nama Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pulang Pisau Tory Saputra Marletun SH MH dicatut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab menghubungi sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Pulang Pisau untuk meminta sejumlah uang melalui sambungan telepon.
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pulang Pisau Tory Saputra Marletun SH MH saat dikonfirmasi media ini membenarkan beredarnya oknum yang mencatut namanya menghubungi sejumlah masyarakat, khususnya pejabat dan ASN dilingkungan Pemkab Pulang Pisau untuk melakukan penipuan.
Ia pun meminta masyarakat, pejabat dan ASN khususnya di dilingkungan Pemkab Pulang Pisau untuk tidak mempercayai dan mengabaikannya jika dihubungi oleh oknum yang mengatasnamakan dirinya (Kasi Pidsus) Kejari Pulang Pisau melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp.
” Jangan mudah percaya apabila ada yang mengaku pejabat Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, khususnya Kasi Pidsus lalu meminta sejumlah uang atau menjanjikan pengurusan perkara. Itu penipuan, ” tegas Tory Saputra, Jumat (12/6/2026) sembari menambahkan Kejaksaan bekerja sesuai prosedur dan tidak pernah melakukan praktik-praktik seperti itu.
” Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada kami, dan masyarakat diminta tidak terkecoh oleh pihak yang menggunakan identitas serupa untuk kepentingan tertentu, ” jelas Tory Saputra Marletun
Ia menjelaskan bahwa tindakan pencatutan nama pejabat Kejaksaan merupakan perbuatan yang dapat merugikan masyarakat sekaligus mencoreng nama baik institusi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan nama aparat penegak hukum demi memperoleh keuntungan pribadi.
” Saya berharap kepada masyarakat, khususnya para pejabat dan ASN dilingkungan Pemkab Pulang Pisau untuk tidak percaya jika ada oknum yang mengatasnamakan pejabat Kejaksaan Negeri Pulang Pisau dan meningkatkan kewaspadaan sehingga berbagai modus penipuan serupa diharapkan dapat dicegah dan tidak menjadi korban,” pungkasnya. (BRO)










