Palangka Raya, 25 Juli 2026 – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya menjadi momentum evaluasi sekaligus penentuan arah baru organisasi untuk lima tahun mendatang. Dalam forum tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya sebelumnya, Fairid Nafarin, S.E., menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan, sekaligus memaparkan berbagai capaian organisasi dan hasil Pemilu yang berhasil diraih Partai Golkar.
Musda XI yang dilaksanakan di Hotel Aquarius jalan Imam Bonjol Palangka Raya ini, kemudian menghasilkan keputusan penting dengan menetapkan Sudarto, S.E. sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya periode 2026–2031.
Mengawali sambutannya, Fairid menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, jajaran pengurus, kader, organisasi sayap, tokoh partai politik, penyelenggara pemilu, serta seluruh peserta Musda XI yang telah berkontribusi dalam perjalanan organisasi selama masa kepengurusannya.
Ia menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya terus memperkuat konsolidasi internal melalui pembentukan dan pembinaan kepengurusan di berbagai tingkatan, pelaksanaan rapat pleno dan rapat pengurus harian secara berkala, serta penguatan komunikasi politik guna memastikan organisasi berjalan secara efektif.
Menurut Fairid, seluruh musyawarah kecamatan telah berhasil dilaksanakan dan menghasilkan kepengurusan definitif di lima kecamatan, yakni Bukit Batu, Rakumpit, Pahandut, Jekan Raya, dan Sabangau. Selain itu, musyawarah kelurahan juga telah rampung dilaksanakan di seluruh 30 kelurahan se-Kota Palangka Raya.
Tak hanya itu, organisasi sayap Partai Golkar beserta organisasi yang didirikan maupun yang mendirikan Partai Golkar juga terus diperkuat. Berbagai organisasi tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak kader, memperluas jaringan, sekaligus meningkatkan kedekatan partai dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Fairid juga memaparkan keberhasilan Partai Golkar pada Pemilu Legislatif 2024. Partai berlambang pohon beringin itu berhasil menjadi pemenang Pemilu DPRD Kota Palangka Raya dengan mengumpulkan 35.848 suara, meningkat 15.651 suara atau sekitar 77,5 persen dibandingkan Pemilu 2019 yang memperoleh 20.190 suara.
Perolehan suara tersebut mengantarkan Partai Golkar meraih enam kursi DPRD Kota Palangka Raya, terdiri atas dua kursi di Daerah Pemilihan (Dapil) I, satu kursi di Dapil II, dan tiga kursi di Dapil III.
Sementara pada Pemilu DPRD Provinsi Kalimantan Tengah di Daerah Pemilihan Kota Palangka Raya, Partai Golkar juga mencatat peningkatan suara, yakni dari 2.393 suara pada Pemilu 2019 menjadi 7.244 suara pada Pemilu 2024.
Fairid menegaskan, seluruh pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh kader, pengurus, organisasi sayap, simpatisan, serta dukungan masyarakat terhadap Partai Golkar.
“Keberhasilan ini bukan hasil kerja satu orang, tetapi buah dari kebersamaan seluruh keluarga besar Partai Golkar. Semoga Musda XI menjadi momentum memperkuat konsolidasi dan menyusun langkah strategis untuk menghadapi tantangan politik maupun pembangunan daerah ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas capaian DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya selama masa kepemimpinan Fairid Nafarin.
Menurut Edy, peningkatan perolehan suara yang signifikan menjadi indikator bahwa kerja-kerja politik Partai Golkar mampu diterima masyarakat.
“Saya mengapresiasi kepemimpinan Pak Fairid beserta seluruh kader. Kenaikan suara yang sangat signifikan menunjukkan bahwa Golkar hadir, bekerja, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kekompakan harus terus dijaga, struktur partai diperkuat hingga tingkat RT, sehingga Golkar semakin siap menghadapi agenda politik mendatang,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Musda bukan sekadar memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi forum strategis untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan, menyusun program kerja yang adaptif, serta menyelaraskan arah perjuangan partai dengan program pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam rangkaian Musda XI tersebut, Sudarto, S.E. akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya periode 2026–2031. Terpilihnya Sudarto menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh Partai Golkar Kota Palangka Raya untuk melanjutkan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat struktur dan basis kader di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.
Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu melanjutkan capaian yang telah dibangun pada periode sebelumnya, sekaligus menghadirkan program-program organisasi yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Musda XI diharapkan tidak berhenti pada pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi titik awal bagi penguatan soliditas kader, regenerasi kepemimpinan, konsolidasi hingga tingkat bawah, serta penyusunan strategi politik Partai Golkar Kota Palangka Raya menghadapi berbagai agenda daerah dan politik pada periode mendatang.
Dengan terpilihnya Sudarto, S.E. sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya periode 2026–2031, estafet kepemimpinan resmi berlanjut dengan harapan Partai Golkar semakin solid, responsif, dan mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat Kota Palangka Raya.










