baritorayapost.com, BARABAI – Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui Sosialisasi Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Sinergi Penggerak Ekonomi Keluarga yang diikuti kader PKK dari seluruh kecamatan. Kegiatan ini yang diselenggarakan di Balai Rakyat Barabai, Senin (20/7/2026) ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader agar mampu menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi di tengah masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten HST Ny. Deni Era Samsul Rizal mengatakan bahwa keluarga merupakan titik awal pembangunan daerah. Menurutnya, ketika keluarga memiliki kemampuan ekonomi yang baik, maka kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan juga akan meningkat.
Ia menjelaskan, Program UP2K selama ini menjadi salah satu program unggulan PKK dalam mendorong lahirnya usaha-usaha produktif berbasis rumah tangga. Karena itu, kader PKK diharapkan mampu menggali potensi yang dimiliki daerah, mengembangkan keterampilan, serta membangun jiwa kewirausahaan yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.
Lebih lanjut, Ny. Deni Era juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi. Menurutnya, tantangan ekonomi saat ini membutuhkan kader PKK yang adaptif, kreatif, serta mampu membangun kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, maupun masyarakat agar program pemberdayaan berjalan lebih optimal.
Ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bekal bagi para kader untuk menghadirkan program nyata di desa dan kelurahan. Dengan begitu, manfaat UP2K dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui tumbuhnya usaha-usaha kecil yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
“Keberhasilan UP2K bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari semakin banyak keluarga yang mampu mandiri secara ekonomi. Di sinilah peran kader PKK sangat dibutuhkan sebagai penggerak sekaligus pendamping masyarakat,” ujar Ny. Deni Era.
Salah seorang peserta, Maulina, Kader PKK Kecamatan LAS, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan kader di lapangan, terutama dalam mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh akan menjadi bekal untuk mendampingi masyarakat sekaligus mendorong munculnya usaha-usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. (mask95).










