Menurutnya, pemda Barsel dalam hal ini, sangat mendukung upaya semua pihak dalam pelestarian adat dan budaya. Dan berjanji akan mengakomodir kepentingan adat yang bersifat konstruktif. Termasuk AMAN bersama lembaga adat yang ada di Barito Selatan.
“Penting bagi pemda bersinergi dengan ormas dan lembaga adat dalam menjalankan program pembangunan daerah, terutama dalam upaya bersama melindungi dan melastarikan nilai adat budaya dan kearifan lokal di Barito Selatan,” sebutnya.
Semintara itu, pada seminar sehari yang digelar dalam rangkaian acaara Musda III AMAN Barsel, mengahadirkan narasumber dari Yayasan BOS Mawas dan Credit Union (CU) Sumber Rejeki menarik perhatian peserta. Dimana setiap pemaparan diikuti dengan seksama dan berdiskusi secara interktif untuk memperoleh solusi pada persoalan konservasi kawasan dan gerakan ekonomi kerakyatan.
Begitupun pada seminar sesi ke-2, nampak peserta antusias mengikuti pemaparan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barsel, Yayasan PPMMA-Kalteng serta PW AMAN Kalteng. Adapun topik seminar yang diangkat bertajuk Peraturan Daerah (Perda) sebagai solusi persoalan pengakuan MHA di Barito Selatan. (BRP)










