Baritorayapost.com, Palangka Raya – Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan eksistensinya dengan sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada Sabtu, 18/4/ 2026.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh nuansa kebersamaan tersebut menetapkan Lely H. Tundang, S.S., M.M sebagai Ketua DPD FPPI Kalimantan Tengah untuk periode kedua. Ia terpilih secara aklamasi, mencerminkan solidnya dukungan dari seluruh peserta yang hadir.
Musda kali ini digelar di Gedung Betang Hapakat, Jalan RTA Milono, Palangka Raya, dengan konsep hybrid yang menggabungkan kehadiran langsung dan partisipasi virtual melalui platform Zoom. Format ini memungkinkan keterlibatan lebih luas dari berbagai daerah.
Sebanyak tujuh perwakilan kabupaten/kota turut ambil bagian dalam forum tersebut. Jumlah ini dinyatakan telah memenuhi ketentuan kuorum, sehingga seluruh keputusan yang diambil memiliki legitimasi organisasi yang kuat.
Usai penetapan, Lely menyampaikan komitmennya untuk membawa FPPI Kalteng ke arah yang lebih progresif dan berdampak nyata. Ia menekankan pentingnya menciptakan perempuan yang tidak hanya mandiri, tetapi juga kompetitif di berbagai bidang.
“FPPI harus mampu menjadi wadah yang mendorong perempuan Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah, untuk tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, berprestasi, dan berdaya saing, di tingkat lokal maupun nasional” ujarnya.
Memasuki periode kepemimpinan keduanya, Lely telah menyiapkan sejumlah strategi utama. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat sinergi dengan berbagai instansi pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Ia juga berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah dinas terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, serta Dinas Perindustrian dan UMKM, guna menghadirkan program pemberdayaan yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Menariknya, sekitar 70 persen anggota FPPI Kalteng saat ini merupakan pelaku UMKM yang telah mandiri secara ekonomi. Hal ini menjadikan sektor ekonomi kreatif dan kegiatan sosial sebagai prioritas utama organisasi ke depan.
Selain itu, Musda ini juga diikuti oleh jajaran pengurus pusat FPPI, termasuk ketua umum, Dr. Marlinda Irwanti SE,M.SI dan sekretaris jenderal, serta bendahara umum yang turut hadir secara virtual, menambah bobot strategis dalam forum tersebut.
Hanny Hendrany, S.Sos. NLP Sekretaris Jendral FPPI mengatakan “DPP juga mempunyai hak suara, dan kami memilih juga Ibu Lely sebagai ketua DPD Kalimantan Tengah”.
Dengan kepemimpinan yang berlanjut dan arah yang semakin terstruktur, FPPI Kalimantan Tengah diharapkan mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan perempuan yang tidak hanya aktif, tetapi juga berdampak nyata, karena pada akhirnya, organisasi hebat, bukan hanya yang banyak bicara, tapi yang benar-benar bekerja.








