baritorayapost.com, HULU SUNGAI TENGAH – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati HST Samsul Rizal saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Dinas Jabatan Bupati HST, Jumat (11/9/2026).
Samsul mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang telah dicontohkan Rasulullah SAW.
“Makna terpenting dari peringatan ini adalah bagaimana kita meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah SAW, kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW tetap relevan diterapkan di tengah perkembangan zaman. Nilai kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran, kepedulian dan sikap menghargai sesama dapat menjadi pedoman dalam kehidupan pribadi, keluarga maupun masyarakat.
Ia berharap momentum Maulid Nabi mampu meningkatkan iman dan takwa masyarakat sekaligus memperkuat kesalehan sosial.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW,” katanya.
Samsul juga mengajak masyarakat HST memperkuat persaudaraan dalam berbagai aspek kehidupan, baik ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah maupun ukhuwah basyariyah.
Menurutnya, perbedaan di tengah masyarakat merupakan bagian dari kehidupan yang harus disikapi dengan saling menghormati dan menjaga kerukunan.
“Mudah-mudahan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini membawa kedamaian, kesejukan dan kejernihan dalam berpikir bagi masyarakat Hulu Sungai Tengah,” harapnya.
Sementara itu, dalam tausiahnya, KH. Abdussalam mengingatkan jamaah bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW hendaknya dibuktikan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid, menurutnya, menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mengenal perjalanan kehidupan Rasulullah SAW sekaligus mengambil pelajaran dari akhlak yang beliau contohkan.
Keteladanan Rasulullah SAW, kata dia, dapat diwujudkan melalui kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang serta kepedulian terhadap sesama.
Akhlak tersebut menjadi penting untuk terus ditanamkan, terutama di tengah kehidupan masyarakat yang menghadapi berbagai perubahan dan tantangan zaman.
KH. Abdussalam juga mengajak masyarakat tidak hanya memperbanyak kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui lisan, tetapi juga membuktikannya dengan memperbaiki hubungan kepada Allah SWT dan hubungan dengan sesama manusia.
Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan menghindari sikap yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, masyarakat yang mampu menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman akan lebih mudah membangun kehidupan yang damai, saling menghargai dan penuh kepedulian.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo HST tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, tokoh agama, pimpinan organisasi keagamaan serta masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan serta persaudaraan di tengah masyarakat Hulu Sungai Tengah.(mask95).









