Percepat LTT, BPP Paju Epat Dampingi Tanam Susulan Padi CSR di Desa Siong

baritorayapost.com BARITO TIMUR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Paju Epat terus mengintensifkan pendampingan kepada petani melalui kegiatan tanam susulan padi di lahan cetak sawah rakyat (CSR) Desa Siong, Sabtu, (23/05/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat capaian luas tambah tanam (LTT) komoditas padi di wilayah setempat.

Bacaan Lainnya
Kirim Tulisan ke PerspektifSpace.com

Tanam susulan itu melibatkan jajaran Gapoktan Sido-Hante, personel TNI dari Koramil Tamiang Layang, penyuluh pertanian lapangan, hingga Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Barito Timur. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan optimalisasi pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat.

Pendampingan lapangan dipimpin langsung Koordinator BPP Paju Epat, Lukmanul Chakim, bersama penyuluh pertanian Manulun dan Tim Kerja Penyuluh Pertanian Barito Timur, Sastra Adi Wijaya. Mereka turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses tanam berjalan sesuai target dan memberikan pendampingan teknis kepada para petani.

Lukmanul Chakim mengatakan kegiatan tanam susulan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kecamatan Paju Epat. Menurut dia, percepatan tanam perlu terus dilakukan agar target luas tambah tanam dapat tercapai secara maksimal.

“Pendampingan ini kami lakukan untuk memastikan proses tanam berjalan baik dan petani mendapatkan dukungan teknis di lapangan. Kami ingin lahan cetak sawah rakyat di Desa Siong benar-benar produktif dan mampu meningkatkan hasil panen masyarakat,” ujar Lukmanul.

Ia menambahkan, keterlibatan TNI, penyuluh pertanian dan kelompok tani menjadi kekuatan penting dalam menjaga semangat petani di lapangan. Selain membantu proses penanaman, tim pendamping juga memberikan arahan terkait pola tanam, pengelolaan lahan, hingga langkah antisipasi terhadap berbagai kendala pertanian pada musim tanam saat ini.

“Sinergi antara penyuluh, TNI, dan Gapoktan sangat penting untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap kegiatan ini mampu mendorong peningkatan produksi padi serta mempercepat capaian LTT di Kabupaten Barito Timur,” tambahnya.

Sementara itu, jajaran Gapoktan Sido-Hante menyambut positif pendampingan yang dilakukan BPP Paju Epat bersama seluruh pihak terkait. Para petani mengaku terbantu dengan kehadiran penyuluh dan pendamping lapangan yang aktif memberikan motivasi serta solusi teknis selama proses penanaman berlangsung.

Kegiatan tanam susulan di Desa Siong tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pembangunan pertanian yang digalakkan Kementerian Pertanian RI melalui penguatan peran penyuluh pertanian di daerah.

Dengan optimalisasi lahan cetak sawah rakyat, produksi padi di Barito Timur diharapkan terus meningkat guna menopang ketahanan pangan daerah maupun nasional. (BRP)

jasa pembuatan website kalteng

Pos terkait